Abstract :
Sungai Metro merupakan sungai yang mengalir melewati Kota Malang
dan bermuara di Bendungan Karangkates. Kualitas air Sungai Metro semakin
menurun seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk khususnya di sekitar
sungai Metro. Oleh karena itu dilakukan penelitian pemodelan sungai Metro
dengan beberapa upaya pengendalian kualitas air sungai Metro. Tujuan dari
penelitian ini untuk menghasilkan suatu model pengendalian beban pencemar
BOD dan COD yang masuk ke badan sungai Metro khususnya yang mengalir dari
Watugong, Kelurahan Tlogomas hingga Jembatan di Jl. Pisang Agung, Kelurahan
Pisang Candi. Pada penelitian ini digunakan sembilan (9) skenario untuk
memodelkan kualitas air sungai Metro pada kondisi skenario yang berbeda-beda.
Hasil simulasi didapatkan skenario yang terbaik adalah skenario 7, yaitu nilai
daya tampung berkisar -1195.56 kg/hari hingga -2.8 kg/hari untuk BOD, dan
184.76 kg/hari hingga 1912,90 kg/hari untuk COD. Kondisi sumber pencemar dan
hulu sungai pada skenario 7 diasumsikan sudah memenuhi baku mutu. Daya
tampung beban pencemar sungai yang ideal akan diperoleh dengan
mengendalikan pencemar yang masuk ke sungai. Upaya pengendalian dapat
dilakukan melalui pengelolaan kualitas air secara terpadu, yaitu melakukan
pengelolaan sampah secara terpadu, pemantauan kualitas air sungai Metro,
penataan daerah pemukiman di wilayah sempadan sungai Metro dan membuat
IPAL, penambahan vegetasi di sekitar sempadan sungai, perubahan struktur fisik
sungai, serta peran serta masyarakat.
Kata Kunci : BOD, COD, Kualitas Air, Sungai Metro