Abstract :
Sungai Afoer di Kecamatan Buduran Kota Sidoarjo adalah salah satu sungai
sebagai sumber air baku oleh Instalasi Pengolahan Air Siwalan Panji, penelitian ini
bertujuan menganalisis kualitas air baku, peningkatan kinerja bangunan
prasedimentasi dengan solusi alternatif, kemampuan biofilter dalam penurunan BOD,
COD dan TSS, menganalisis jenis biofilter terbaik, kebutuhan udara pada aerasi, dan
menganalisis biaya paling ekonomis dan efektif dari biofilter yang digunakan.
Metode penelitian ini adalah eksperimen studi alternatif biofiltrasi seperti batu
pecah, crossflow, bio-ball dan analisis data dilakukan menggunakan uji Anova two
way. Hasil penelitian menunjukkan air baku tidak memenuhi standar baku mutu air
baku kelas I, untuk solusi peningkatan kinerja bangunan prasedimentasi digunakan
biofilter batu pecah, Crossflow, bio-ball dan Root Blower Diffuser sebagai penyuplai
udara ruang aerasi. Hasil uji statsistik menunjukkan waktu tinggal hidrolisis efektif
adalah 87 jam dengan efisiensi penurunan zat organik pada biofilter batu pecah BOD
87,05%, COD 84,61%, TSS 45,00%, biofilter crossflow BOD 97,73%, COD 95,35%,
TSS 45,00%, dan biofilter bio-ball BOD 97,64%, COD 95,26%, TSS 45,00%, pada
waktu tinggal hidrolisis 87 jam biofilter terbaik adalah Crossflow, dan jumlah udara
yang diperlukan untuk proses aerasi adalah 287,853 m3/hari. Hasil analisis biaya
paling ekonomis dan efektif yaitu biofilter Crossflow dengan nilai BOQ Rp.
383,240,648,- dan biaya OP per tahunnya Rp. 198,545,884,-
Kata Kunci : Kualitas Air Baku, Prasedmentasi, Biofilter