Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari modal sosil terhadap
kualitas lingkungan permukiman. Adapun latar belakang yang menjadi latar
belakang ini karena pada masyarakat yang memiliki modal sosial tinggi,
lingkungan fisik permukiman akan jauh lebih bersih, sehat dan bersahabat.
Kelurahan Ujung yang luasnya sebesar 162 Ha mempunyai proporsi luas
pemukiman kumuh sebesar 7,17 Ha, dengan 15 RW dan 117 RT.
Penelitian ini menggunakan teknik analisa pembobotan,deskriptif kuantitatif
dan analisa regresi linier berganda. Teknik analisa pembobotan dan deskriftif
kuantitatif dilakukan untuk mengetahui kondisi modal sosial masyarakat dan
kualitas lingkungan permukiman. Setelah diketahui bagaimana kondisi modal
sosial masyarakat dan kualitas lingkungan permukiman kemudian adalah
menguji pengaruh modal sosial terhadap kualitas lingkungan permukiman
menggunakan analisa regresi linier berganda
Hasil analisa menunjukan bahwa kondisi modal sosial dan kualitas lingkunag
permukiman masih tergolong baik. Untuk hasil anlisa regresi linier berganda,
terdapat pengaruh modal sosial terhadap kualitas lingkungan dimana variabel
jaringan sosial berpengaruh terhadap jaringan drainase, jaringan jalan, sanitasi
dan persampahan, untuk varibel organisasi berpengaruh terhadap jaringan
drainase, jalan, air bersih,sanitasi, persampahan dan tata letak bangunan
sedangkan untuk variabel kepercayaan berpengaruh terhadap kepadatan
bangunan dan tata letak bangunan
Kata Kunci : Wilayah Pesisir,Modal sosial masayarakat, Kualitas
Lingkungan Permukiman