Abstract :
Penyelesaian proyek kontruksi seringkali berhadapan banyak kendala di lapangan, tak
terkecuali pada proses pembangunan proyek bandar udara Internasional Mosesz Kilangin di
Timika Papua, yang pembangunannya sempat terhenti selama beberapa tahun. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mempengaruhi keterlambatan
proyek konstruksi bandar udara Internasional Mosez Kilangin Timika Papua. Variabel
independen terdiri dari Pembiayaan (X1), Peralatan (X2), Tenaga Kerja (X3), Transportasi
(X4), Metode Pelaksanaan (X5), Perubahan Desain (X6) dan Lingkungan Kerja (X7). Data
primer diambil dengan menggunakan kuesioner yang disebar kepada responden penelitian,
yakni perwakilan pihak-pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan bandara sebanyak 46
orang. Metode pengambilan sampel yang diterapkan adalah Disproportionate stratified
random sampling, sedangkan metode analisis data meliputi analisis Faktor dan Regresi Linier
berganda dengan metode Enter dan Stepwise pada program SPSS. Berdasarkan hasil
penelitian, diketahui bahwa 3 variabel utama yang paling mempengaruhi keterlambatan
pelaksanaan pembangunan Bandar Udara Internasional Mosez Kilangin adalah Pembiayaan
(X1), Transportasi (X4) dan Perubahan Desain (X6), yang secara berurutan memiliki nilai
koefisien beta sebesar 0,684, 0,0593 dan 0,046. Ketiga variabel tersebut juga memiliki
pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keterlambatan penyelesaian pembangunan
bandara, dengan besar pengaruh 69,5%. Pihak manajemen proyek dapat mempertimbangkan
ketiga variabel tersebut agar proses pembangunan pada proyek selanjutnya dapat diselesaikan
sesuai dengan target waktu, biaya dan mutu yang disepakati dalam kontrak.
Kata kunci: Keterlambatan proyek, Pembangunan, Bandar udara.