Abstract :
Rumah Sakit Baptis Batu sudah dilengkapi dengan IPAL namun masih terdapat
beberapa parameter yang melebihi baku mutu yang sudah ditetapkan dalam
peraturan gubernur jawa timur. Salah satu alternatif pengolahannya yang tepat
adalah dengan menerapkan sistem anaerob baffled reaktor pada IPAL Rumah
Sakit Baptis Batu. Pengolahan dengan anaerob baffled reaktor menggunakan
variasi waktu dan debit dengan aliran kontinyu. Tujuan dari penelitian ini adalah
Menentukan waktu detensi dan debit aliran yang terbaik dalam menurunkan COD,
BOD dan Fosfat dengan menggunakan anaerob baffled reaktor.
Variabel waktu proses yaitu 8 jam, 16 jam dan 24 jam serta debit 0,3 L/menit dan
0,6 L/menit. Penggunaan ABR untuk pengaruh BOD. Limbah rumah sakit dengan
debit 0,3 L/menit menunjukan presentase penyisihan konsentrasi BOD pada jam
puncak/jam ke 24 sebesar 97,645%, persentase penyisihan konsentrasi COD pada
jam puncak/jam ke 24 sebesar 65,826%, dan persentase penyisihan Konsentrasi
Fosfat pada jam puncak/jam ke-24 sebesar 57,143%. Persentase dari ketiga
konsentrasi yang paling efektif yaitu pada konsentrasi BOD meningkat sebesar
97,645%.
Keyword : ABR, BOD, COD, Limbah Cair, Phosphate (PO4)