Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Sukoco, Gilang Trianugrah
Subject
Civil Engineering
Datestamp
2021-01-21 03:21:16
Abstract :
Keterbatasan material batu kali untuk campuran perkerasan lama kelamaan
akan mengalami pengurangan. Dalam penelitian ini mengambil alternatif
pemanfaatan limbah batu marmer sebagai pengganti agregat 10/10 pada campuran
AC-WC. Di Kabupaten Tulungagung khususnya Desa Gamping Rejo mempunyai
limbah batu marmer dari hasil pengolahan kerajinan yang hanya digunakan sebagai
timbunan jalan berlubang dan kurang bernilai secara ekonomis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah batu marmer
sebagai pengganti agregat 10/10 ditinjau dari nilai karakteristik Marshall dan juga
kelayakan dari limbah batu marmer. Kemudian melakukan pembuatan benda uji
berjumlah 45 buah dilanjutkan dengan pengujian menggunakan metode Marshall
Test di laboratorium bahan konstruksi Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional
Malang.
Dari hasil pengujian Marshall sebelum dan sesudah menggunakan batu
marmer didaptkan nilai Kadar Aspal Optimum sebesar (5,80%) dan (5,81%). Untuk
kadar limbah pecahan batu marmer yang baik didapatkan pada variasi 25% dengan
nilai karakteristik Marshall : Stabilitas (973,63 Kg), Flow (3,00 mm), VIM (3,99%),
VMA (16,88%), VFA (76,36%), MQ (328,19 Kg/mm). Berdasarkan hasil pengujian
batu marmer layak digunakan sebagai pengganti agregat 10/10 pada lapis AC-WC
dengan nilai : Flakiness (20,04 %), Impact (12,98 %), Abrasi (27,26 %), Berat jenis
(2,58), Penyerapan (1,43 %).