Abstract :
Pembangunan baik infrastruktur maupun non-infrastruktur membutuhkan
pelaksanaan pekerjaan yang cepat dan efisien sehingga dapat meminimalisir
penggunaan biaya dan waktu pelaksanaan pembangunan proyek tersebut tanpa
mengurangi nilai fungsi yang ada. Dalam pelaksanaannya pekerjaan pembangunan
gedung Instalasi Rawat Darurat RSUD Kab.Mimika mengalami keterlambatan
hingga 22,60% dari bobot rencana 49,47%. Untuk itu penulis akan melakukan
penjadwalan ulang untuk mereduksi durasi pelaksanaan sehingga durasi
pelaksanaan dapat lebih cepat.
Dalam percepatan penjadwalannya, penulisa akan menerapkan metode fast
track pada pelaksanaan pekerjaan proyek konstruksi pembangunan gedung Instalasi
Rawat Darurat RSUD Kab.Mimika dikarenakan metode fast track memiliki
kelebihan yaitu melakukan dua atau lebih perkerjaan secara bersamaan tanpa saling
mengganggu pekerjaan satu dengan yang lain.
Berdasarkan hasil penelitian, perbandingan waktu pelaksanaan pekerjaan dari
hasil Fast Track lebih cepat 23 Hari atau 13,02% bila dibandingkan dengan
penjadwalan waktu normal dimana pada waktu normal membutuhkan durasi 190
Hari sedangkan pada hasil Fast track hanya membutuhkan 167 Hari.