Abstract :
Energi merupakan komponen utama dalam seluruh kegiatan makhluk hidup di bumi.
Sumber energi yang utama bagi manusia adalah sumber daya alam yang berasal dari fosil
karbon. Sumber ini terbentuk berjuta - juta tahun yang lalu, sehingga manusia merasa cemas
kalau energi ini cepat berkurang. Diharapkan penelitian ini menjadi alternatif pemanfaatan
sampah tongkol jagung dan tempurung kelapa sebagai bahan bakar alternatif. Tongkol jagung
merupakan sampah pertanian yang jumlahnya terus meningkat. Tongkol jagung selain
sifatnya sebagai sampah juga memiliki nilai kalor yang tinggi yaitu sebesar 4247.525
Kkal/kg. Sama halnya dengan tempurung kelapa memiliki nilai kalor yang tinggi yaitu
sebesar 4247.525 Kkg/kg. Berdasarkan tingginya nilai kalor dari kedua bahan tersebut maka
bahan ini dapat dijadikan sebagai alternatif bahan bakar, yaitu briket. Tujuan Menentukan
campuran bahan perekat limbah tongkol jagung dan tempurung kelapa untuk pembuatan
briket organik.Dalam penelitian ini pembuatan briket dilakukan denganvariasi yang
digunakan komposisi campuran bahan yaitu tongkol jagung dan tempurung kelapa dengan
perbandingan 40 : 60, 50 : 50, 60 : 40 serta variasi kompisisi perekat dengan air variasi yang
digunakan 5%, 25%. Hasil penelitian ini dapat dilihat pada komposisi terbaik yaitu antara
100% tempurung kelapa dengan campuran perekar 5%. yang menhasilkan kadar air
4.42cl/gr, kadar abu 2.33 cal/gr dan nilai kalor 5751.87 cl/gr
kunci: Tongkol Jagung, Tempurung Kelapa, Briket Kata