Abstract :
Air limbah domestik adalah air limbah yang berasal dari buangan tubuh
manusia, yang berupa tinja atau kemih (black water) dan buangan dapur dan kamar
mandi (grey water). Efek yang dapat ditimbulkan akibat membuang limbah domestik
secara langsung ke saluran drainase dan/atau badan air tanpa adanya pengolahan
terlebih dahulu diantaranya adalah gangguan terhadap kesehatan dan gangguan
terhadap biota perairan.
Prinsip kerja dari proses koagulasi-flokulasi-sedimentasi ini yaitu agar
partikel padatan yang tidak dapat mengendap ini dapat diendapkan, pada proses ini
padatan tersebut diubah bentuknya menjadi padatan yang lebih besar dan berat
sehingga dapat mengendap secara fisik. Selanjutnya, perubahan secara kimia
dilakukan dengan penambahan dan pencampuran bahan-bahan kimia koagulan
kedalam air baku sehingga air dapat diolah pada proses sedimentasi.
. Penelitian ini menggunakan reaktor koagulasi-flokulasi-sedimentasi aliran
kontinyu dengan variable dosis koagulan (1,5 g/l; 2,5 g/l dan 3,5 g/l). Gradient
kecepatan yang digunakan adalah 150 dan 20/detik serta 350 dan 40/detik dengan
waktu operasional 91 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan
konsentrasi COD sebesar 66,40%, TSS sebesar76,63% dan Minyak Lemak sebesar
94,09% terjadi pada dosis 3,5 g/l dengan gradient kecepatan 350 dan 40/detik.
Kata Kunci: Cangkang kerang hijau (Perna Virdis Linneaus), Koagulasi-Flokulasi-
Sedimentasi, Limbah Cair Rumah Susun, TSS, COD dan Minyak
Lemak