Abstract :
Limbah cair domestik dari kawasan kuliner merupakan air buangan yang
dihasilkan dari beberapa rumah makan yang berada di satu kawasan. Air buangan
tersebut bersumber dari tempat cuci peralatan memasak, pembersihan tempat
makan itu sendiri, dan tempat cuci tangan (Wastafel). Permasalahan limbah cair
domestik di kawasan kuliner Pulosari di jalan Pulosari Kota Malang, harus
mendapatkan perhatian yang lebih serius. Alternatif pengolahan limbah cair
kawasan kuliner Pulosari dalam rangkaian pengolahan ini, dilakukan secara fisik
dan biologis. Pengolahan fisik dengan pre treatment sedimentasi bertujuan, untuk
menurunkan beban bahan organik di dalam air limbah. Sedangkan, pengolahan
lanjutan dengan bak filtrasi menggunakan media filter berupa pasir kuarsa dan
karbon aktif. Bertujuan untuk menyisihkan konsentrasi TSS (Total Suspended
Solid), BOD (Biological Oxygen Demand), minyak lemak dan deterjen. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa, pada bak pre treatment sedimentasi dengan
desain pipa T mampu menyisihkan konsentrasi BOD sebesar 24,96 %, TSS
sebesar 30,89 %, minyak lemak sebesar 33,33 % dan deterjen sebesar 15,56 %. Sedangkan, pengolahan lanjutan dengan bak filtrasi mampu menyisihkan
konsentrasi BOD sebesar 12,74 %, TSS 99,43 %, minyak lemak sebesar 99,58 %, dan deterjen sebesar 66,89 %.
Kata Kunci : BOD, Deterjen, Limbah Cair Domestik, Minyak Lemak, dan TSS