DETAIL DOCUMENT
SKRIPSI PENENTUAN TINGKAT DEOKSIGENASI AMONIA PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI METRO
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Hosang, Venny Y. A.
Subject
Environmental Engineering 
Datestamp
2019-03-11 02:48:22 
Abstract :
Keseimbangan oksigen terlarut dalam air secara alamiah terjadi secara berkesinambungan. Limbah yang berasal dari aktivitas rumah tangga, industri dan limpasan aktivitas pertanian yang masuk ke sungai Metro mengakibatkan bahan organik dalam air menjadi berlebih sehingga meningkatnya Amonia pada perairan. Untuk melindungi sungai Metro dari defisit Oksigen maka dilakukan penelitian untuk mengetahui tingkat deoksigenasi Amonia menggunakan metode Thomas dengan 20 hari waktu inkubasi. Hasilnya menunjukkan tingkat deoksigenasi Amonia (Kn) berfluktuasi dari hulu ke hilir dengan kisaran nilai antara 0,145 /hari hingga 0,193 /hari. Kebutuhan oksigen NH3 (Ln) yang didapatkan berkisar antara 0,701 mg/l hingga 2,446 mg/l. Nilai Kn dalam penelitian ini sesuai dengan nilai Kn menurut Thomann & Mueller yaitu sebesar 0,1 /hari - 0,5 /hari untuk badan air yang besar. Namun nilai Kn dan Nilai Ln pada sungai Metro cenderung lebih kecil dari pada nilai Kn dan Ln dari penelitian pada sungai lainnya. Hal ini dikarenakan karakteristik pada sungai Metro yang lebih dangkal dengan suhu yang lebih tinggi dari pada sungai pada penelitian lainnya yaitu sebesar 25 0C ? 27 0C. Suhu tersebut memungkinkan terjadinya proses Nitrifikasi. Hasil perhitungan dengan metode Thomas memiliki koefisien determinasi berkisar antara 0,85 hingga 0,95. Dalam hal ini, penggunaan metode Thomas memiliki akurasi dan validitas yang tinggi. Kata Kunci : Deoksigenasi Amonia, Metode Thomas, Nitrifikasi, Sungai Metro 
Institution Info

Institut Teknologi Nasional Malang