Abstract :
Laboratorium Farmasi Kampus A, B dan C yang ada di provinsi Jawa timur
telah menerapkan SMK3 dalam pelaksanaan pembelajaran praktikum. Selama
periode waktu penerapan 2017-2021 masih terdapat beberapa permasalahan yang
menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja selama proses praktikum berlangsung,
diantaranya terpeleset, kerusakan alat, keracunan, iritasi kulit dan mata, luka bakar,
terpapar panas, ledakan dan kebakaran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis
pengaruh praktik TQM dan perencanaan SMK3 terhadap penerapan SMK3.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Dilakukan survey
terhadap 185 pengguna laboratorium dengan menyebarkan kuesioner. Teknik
sampling yang digunakan adalah teknik proportionate stratified random sampling.
Teknik analisis data dilakukan dengan uji korelasi dan regresi linier berganda. Hasil
analisis digunakan untuk membuat usulan perbaikan dalam rangka mengurangi
jumlah keelakaan kerja yang terjadi dengan menggunakan 4 alat bantu statistik
yaitu Histogram, Pareto chart, Control chart dan Cause and effect diagram.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa penerapan SMK3 dipengaruhi
secara positif dan signifikan oleh variabel praktik TQM sebesar 27,6% dan variabel
perencanaan SMK3 sebesar 40%. Penerapan SMK3 berdasarkan Total Quality
Management (TQM) pada Laboratorium Kampus Farmasi di Provinsi Jawa Timur
dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh variabel pratik TQM dan
perencanaan SMK3 dengan kontribusi sebesar 63,4%. Keseluruhan variabel
berpengaruh positif dan signifikan dari hasil analisis partial maupun simultan.
Sisanya sebesar 36,6% dijelaskan oleh variabel independen lain yang tidak
termasuk dalam penelitian ini. Usulan perbaikan dari hasil analisis diantaranya:
Pembuatan format standar penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan Material
Safety Data Sheet (MSDS) bahan kimia, Pemberian sanksi dalam penerapan K3 di
lingkungan laboratorium, Evaluasi kinerja dan pelaporan kegiatan praktikum pada
periode waktu tertentu, serta penjadwalan pelaksanaan program K3 secara berkala
dan terjadwal.
Kata-kata kunci : Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), Total Quality
Management (TQM)