DETAIL DOCUMENT
PENERAPAN IOT (INTERNET OF THING) SMART FLOWER CONTAINER PADA TANAMAN HIAS AGLAONEMA BERBASIS ARDUINO
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Sasmita, Sudrajad Dwi
Subject
Informatics Engineering 
Datestamp
2021-10-05 03:50:09 
Abstract :
PENERAPAN IOT (INTERNET OF THING) SMART FLOWER CONTAINER PADA TANAMAN HIAS AGLAONEMA BERBASIS ARDUINO Sudrajad Dwi Sasmita Teknik Informatika ? ITN Malang sudrajad.dwi@gmail.com ABSTRAK Semasa pandemi covid-19 seperti sekarang ini masyarakat banyak mencari kesibukan unntuk mengisi kegiatan selama Work From Home(WFH) sesuai protokol Kesehatan. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah dengan budidaya tanaman hias Aglaonema . Tanaman Aglaonema adalah tanaman hias yang berasal dari suku talas-talasan, tanaman ini memiliki 30 spesies, tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada suhu 20°C-23°C, intesitas penyinaran cahaya antara 807,293lux - 2152,78lux dan kelembaban udara lebih dari 50% serta kelembaban tanah lebih dari 50%. Namun pada saat tanaman ini dijadikan tanaman hias, kadang pemilik kurang memperhatikan kondisi lingkungan dari tanaman, Padahal tanaman ini harus dijaga asupan intensitas cahaya, suhu, serta kelembaban. Oleh karena itu, penulis bertujuan untuk membuat Sistem Otomatisasi perawatan tanaman yang berbasis IoT untuk tanaman Aglaonema . Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pengembangan. Penulis merancang IoT untuk mempermudah pecinta tananaman hias Aglaonema dalam perawatan tanaman dan dikembangkan dalam skala 1:2. Fitur-fitur yang ada pada IoT yang dirancang adalah sistem monitoring berupa monitoring sensor via web dan telegram, sistem otomatisasi untuk pengendali kelembaban tanah dan udara, serta sistem keamanan jika terjadi tindak pencurian tanaman yang dapat dimonitoring via telegram dan web. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa sensor dan modul memiliki nilai error dan akurasi, Adapun seperti sensor BH1750 memiliki nilai error rata-rata 4.0% dan akurasi 96.0%, sensor DHT22 memiliki nilai error rata-rata 5.0% dan akurasi 95.0%, sensor PH memiliki nilai error rata-rata 5.8% dan akurasi 94.2%, modul vii Neo-6M memiliki nilai error rata-rata 1% dan akurasi 99%, sensor Kelembaban Tanah memiliki nilai error rata-rata 0.4% dan akurasi 99.6%. dengan demikian IoT yang dikembangkan memiliki akurasi pembacaan nilai sensor dengan cukup baik. Kata Kunci : aglaonema, monitoring, keamanan, neo-6m, 
Institution Info

Institut Teknologi Nasional Malang