DETAIL DOCUMENT
STRATEGI PERBAIKAN KECACATAN PRODUK MENGGUNAKAN METODE FMEA DAN AHP UNTUK PRODUKSI CUT RAG TOBACCO
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Harianto, Danis
Subject
Industrial Engineering 
Datestamp
2021-10-06 02:38:08 
Abstract :
CRT (Cut Rag Tobacco) adalah campuran tembakau dengan bahan lain yang nantinya dijadikan isi dari rokok. Keluhan yang dikumpulkan selama Januari? September 2019 didapatkan keluhan terbesar yaitu adanya FM (Foreigh Matter) yang terdapat pada CRT yang diproduksi oleh PT.ABC. Keluhan dari konsumen tersebut harus segera ditanggulangi agar kepuasan konsumen terjamin. Untuk mencari keluhan yang prioritasnya tertinggi yang harus segera ditanggulangi digunakan metode FMEA. setelah diketahui prioritas kecacatan yang harus diperbaiki maka untuk pengambilan keputusan menggunakan AHP untuk pengambilan keputusan agar pengambilan keputusan lebih terstruktur dan sesuai target. Dari FMEA didapatkan perbaikan untuk mengurangi FM besek yang terdapat pada raw material rajangan yang digunakan untuk memproduksi rokok kretek. Antisipasi dari proses produksi sendiri sudah ada dengan adanya mesin sorter yang diharapkan bisa menghilangkan besek dari tembakau yang nilainya efektifitas masih dibawah 80 %. Oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan agar nantinya mesin sorter dapat reject FM besek. Dari hasil pemilihan prioritas perbaikan dan perbandingan setiap kategori perbaikan yaitu efektifitas reject FM Besek, waktu proses, efektifitas reject tembakau dan biaya. Pemilihan kategori reject FM besek tertinggi dengan 50.11%, dan nilai tertinggi untuk efektifitas reject FM besek adalah upgrade mesin smart sorter dikarenakan dapat meningkatkan efektifitas reject FM besek sebesar 91.44%. Kata Kunci : AHP, Cut Rag Tobacco, FMEA, Reject 
Institution Info

Institut Teknologi Nasional Malang