Abstract :
Penelitian ini difokuskan pada perbaikan stasiun kerja untuk meningkatkan
produktivitas di PT xxx. Dilakukan perbaikan sistem kerja dengan pendekatan
ergonomi untuk menurunkan kelelahan dan meningkatkan produktivitas. Tahap
pertama dilakukan penelitian awal untuk mengetahui waktu kerja pembuatan paper
pallet hasilnya adalah 8.8 menit/pallet. Juga dilakukan observasi terhadap postur
tubuh juga untuk operator cutting maupun grooving hasilnya melalui simulasi pada
Rapid Upper Limb Assessment skore mengindikasikan bahwa operator dalam kondisi
High Risk untuk terkena Musculoskeletal disorders (MSDs). Selain dari pada itu
dengan menggunakan software Mannequin Pro diketahui beban torsi pada masingmasing operator mesin cutting dan groove relatif tinggi yaitu sebesar 8 Nm dan 36
Nm.
Setelah dilakukan redesain stasiun kerja, ditemukan dimensi tinggi mesin menjadi 89
cm. Hasil tersebut diperoleh berdasarkan penggunakan data Antropometri setelah
melalui uji dan perhitungan statistik
Hasil dari perancangan baru tersebut memberi dampak didapat waktu kerja
pembuatan pallet hasilnyanya 4.6 menit/pallet, disamping itu ada penurunan pada
Rula skore di masing- masing tubuh operator mesin cutting maupun mesin groove
pada skor low Risk berarti operator terbebas dari resiku Musculoskeletal
disorders (MSDs), sedangkan dari uji Sofware mannequin pro didapat beban torsi
masing masing operator sebesar 2 Nm.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa perancangan stasiun kerja baru dapat menurunkan
potensi terjadinya Musculoskeletal disorders (MSDs), beban torsi operator dapat
meningkatkan waktu pembuatan paper pallet sebesar 96%.
Kata kunci : waktu kerja, Rapid Upper Limb Assessment, Beban Torsi, efisiensi