Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Kurniawan, Shinta Prastika
Subject
Industrial Engineering
Datestamp
2021-10-12 04:47:14
Abstract :
Shinta Prastika Kurniawan, 2020, Analisa Beban Kerja Fisik dan Mental Pada
Pegawai Kantor Cabang di PT. Pos Indonesia Malang Raya. Tesis,
Program Studi Teknik Industri, Program Pascasarjana ITN Malang,
Pembimbing : (I) DR. Ir. Dayal Gustopo Setiadjit,MT., (II) DR. Prima
Vitasari,Sip, MPd.
Dalam setiap jenis pekerjaan, penyesuaian beban kerja telah menjadi faktor
penting. Penyesuaian antara beban kerja mental dan beban kerja fisik harus
dipertahankan seimbang sehingga para karyawan tidak akan merasa tidak seimbang
dalam melakukan aktivitasnya dan menyebabkan penurunan motivasi kerja,
berkurangnya konsentrasi, dan cedera. PT. Pos Indonesia sebagai salah satu
perusahaan BUMN yang bergerak dalam bidang usaha jasa pengiriman dan logistik
juga harus mampu mengendalikan penyesuaian beban kerja dari karyawannya. PT.
Pos Indonesia memiliki banyak cabang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,
salah satu contoh pada cabang di wilayah Malang Raya yang memiliki beban kerja
tidak seimbang, sehingga meskipun sulit untuk dievaluasi tetapi perusahaan harus
mampu menyeimbangkan beban kerja fisik dan mental. Oleh karena itu, perlu
dilakukan untuk mengukur beban kerja fisik dan mental yang bisa menggunakan
metode NASA-TLX dan CVL. Di dalam NASA-TLX memiliki enam indikator yaitu
Mental Demand, Physical Demand, Temporan Demand, Own Performance, Effort,
dan Frustation, memiliki cara pengukuran yang berbeda dengan CVL, untuk
mengukur beban kerja fisik menggunakan metode CVL dengan bantuan alat
oksimeter. Untuk PT. Pos Indonesia di cabang wilayah Malang Raya hasil
pengukuran beban kerja fisik dengan menggunakan CVL termasuk ke dalam
klasifikasi beban kerja yang diperlukannya perbaikan, hal ini disebabkan dengan
begitu banyak pekerjaan melayani pelanggan bahkan disertai dengan pekerjaan yang
mengangkat barang kiriman atau paket ketika pelayanan, sehingga menyebabkan
pegawai mudah lelah, sedangkan untuk hasil pengukuran beban kerja mental dengan
menggunakan NASA-TLX menghasilkan yaitu beban kerja pegawai termasuk ke
dalam klasifikasi beban kerja yang cukup tinggi, sehingga dari pengukuran kedua
beban kerja tersebut dibutuhkan perhitungan untuk jumlah tenaga kerja yang optimal
agar para pegawai dapat lebih produktif dalam bekerja, terutama pada cabang yang
mengalami beban kerja tinggi seperti kantor pos cabang Blimbing, Turen, dan
Sumbermanjing Wetan.
Kata Kunci : Beban kerja, Workload, NASA-TLX, Cardiovascular Load