Abstract :
ANALISIS PERBANDINGAN METODE SINGLE EXPONENTIAL
SMOOTHING DAN TREND PARABOLIC UNTUK PREDIKSI
PENJUALAN KOPI (STUDI KASUS PADA TODAY COFFEE)
Dwi Bastomi
Teknik Informatika ? ITN Malang
1718041@scholar.itn.ac.id
ABSTRAK
Didalam dunia bisnis dan usaha mengharuskan perusahan untuk merancang
berbagai macam strategi usaha untuk dapat bertahan. Peramalan atau prediksi inilah
yang digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan terutama dalam sektor
bisnis dan ekonomi, dimana kerugian suatu perusahaan dapat diminimalisir sebisa
mungkin dan keuntungan dapat diraih semaksimal mungkin. Maka dari itu
diperlukan suatu perhitungan untuk memprediksi setiap periodenya. Dalam hal ini
diterapkan analisis perhitungan metode Trend Parabolic dan Single Exponential
Smoothing dengan nilai alpha 0,1, 0,3, 0,5, 0,7 dan 0,9.
Untuk menghitung prediksi penjualan kopi Today Coffee yang berada di
Tulungagung. Kedua metode tersebut dibandingkan untuk mendapatkan nilai
akurasi tertinggi (nilai kesalahan terkecil) dengan menggunakan perhitungan
MAPE. Data yang digunakan sebagai prediksi adalah data penjualan kopi pada
bulan juli 2020 sampai bulan maret 2021. Setelah dilakukan perhitungan didapatkan
hasil prediksi menggunakan metode Trend Parabolic dengan nilai rata-rata MAPE
di semua varian rasa sebesar 37,23% dan pada metode Single Exponential
Smoothing mendapatkan nilai rata-rata MAPE di semua varian rasa sebesar 54,37%.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode Trend Parabolic lebih baik
dalam memprediksi penjualan kopi di Today Coffee jika dibandingkan dengan
metode Single Exponential Smoothing. Berdasarkan pengujian terhadap fitur-fitur
pada aplikasi prediksi penjualan kopi pada Today Coffee seluruhnya dapat berjalan
dengan baik.
Kata Kunci : Prediksi Penjualan, Single Exponential Smoothing, Trend Parabolic