Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Hambajawa, Noval Darma Risdian
Subject
Environmental Engineering
Datestamp
2019-03-11 03:34:21
Abstract :
PDAM Kota Kediri baru mampu melayani kebutuhan air minum masyarakat
Kota Kediri sebesar 28,67 % dengan 90 % jaringan pipa Air Minum yang terdapat di area
pelayanan. hal ini disebabkan oleh kondisi tekanan air eksisting sebesar < 5 mka ? 8 mka
yang tidak sesuai standar DIRJEN PU Cipta Karya, 2002 yaitu minimal sisa tekanan pada
jaringan distribusi air minum sebesar 10 mka sehingga menyebabkan sistem supply air
minum ke penduduk kurang maksimal pada jam puncak. Melihat dari keadaan tersebut
maka dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui kinerja PDAM Kota
Kediri dalam memenuhi kebutuhan air minum dan desain simulasi penentuan jaringan
distribusi air minum yang optimal di area pelayanan PDAM Kota Kediri dengan periode
desain selama 15 Tahun dengan 3 Tahapan Rencana Perbaikan pipa optimal yang
didesain berdasarkan peninjuaun per 5 tahun periode desain.
Metode penelitian yang digunakan adalah melakukan pengumpulan data yaitu
data primer yang terdiri dari survey lapangan serta data sekunder yang terdiri dari petapeta
dan data-data eksisting PDAM Kota Kediri. Selanjutnya melakukan perhitungan dan
pengolahan data dari hasil pengumpulan data secara primer dan sekunder. Model evaluasi
jaringan distribusi air minum eksisting di wilayah penelitian diaplikasikan dengan
menggunakan software Watercad, setelah itu dilakukan kalibrasi model melalui
penentuan nilai HWC (Hazen Williams Coefficient) pada jenis pipa eksisting di wilayah
penelitian. Hasil kalibrasi data digunakan untuk penentuan jaringan distribusi air minum
yang optimal berdasarkan aspek tekanan dan ekonomis dalam beberapa Tahapan desain.
Penentuan sistem jaringan distribusi yang optimal dari III (tiga) tahap rencana
perbaikan jaringan sistem distribusi air minum yang didesain, berdasarkan tinjauan aspek
hidraulis dan aspek ekonomis yang dipilih yaitu rencana perbaikan Tahap III. Hasil
simulasi dan analisis rencana perbaikan Tahap III pada aspek hidraulis yaitu tekanan
maksimum sebesar 31,72 mH2O, tekanan rata-rata sebesar 26,13 mH2O, tekanan
minimum sebesar 12,25 mH2O dan kecepatan air maksimum 2,28 m/s kecepatan air ratarata
pada perpipaan sebesar 1,16 m/s kecepatan minimum sebesar 0,68 m/s. Hasil
analisis rencana perbaikan Tahap III pada aspek ekonomis yaitu biaya modal konstruksi
termurah pada tahap perbaikan III yaitu sebesar Rp. 133.866.575,- dengan nilai investasi
tertinggi yaitu sebesar Rp. 20.301.254.383,-.
Kata Kunci : Ekonomis, HWC , PDAM Kota Kediri , Sistem Jaringan Distribusi
Air minum, Tekanan, Watercad