Abstract :
Pelaksanaan suatu proyek umumnya terdiri atas beberapa atau banyak
aktifitas yang memerlukan waktu dan biaya. Singkatnya waktu yang dibutuhkan
untuk menyelesaikan pekerjaan dengan menggunakan biaya seminimal mungkin
dengan mutu hasil yang baik. Berdasarkan progress pekerjaan proyek
Pembangunan Gunawangsa Gresik Superblock dapat dilihat pada kurva S bahwa
terjadi keterlambatan sekitar 60%, yang disebabkan oleh sempat terhentinya
kegiatan proyek tersebut. Sehingga mengakibatkan pekerjaan yang seharusnya
dikerjakan sesuai target mengalami kemunduran.
Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode Fast Track.
Percepatan dilakukan pada pekerjaan-pekerjaan yang termasuk dalam lintasan kritis
menggunakan Microsoft Project, kemudian dilakukan Fast Track dengan
menggunakan prinsip Start to Start (SS) dan Finish to Finish (FF) dengan
ketergantungan pekerjaan.
Dari hasil percepatan menggunakan metode Fast Track pada lintasan kritis,
didapat durasi percepatan selama 72 hari dari durasi normal 273 hari. Sedangkan
dari sisi biaya sebelum diterapkan percepatan adalah sebesar Rp7.177.880.989,-
setelah dilakukan percepatan dengan metode Fast Track menjadi Rp7,177,863,855,-