Abstract :
Asbuton adalah aspal alam yang terkandung dalam deposit batuan yang
terdapat di pulau Buton dan sekitarnya. Oleh sebab itu saat ini pemerintah tengah
menggalakkan penggunaan aspal buton, agar dapat memanfaatkan sumber daya
alam yang ada secara optimal. Pemanfaatan asbuton diharapkan dapat mengurangi
penggunaan aspal minyak dengan tidak mengurangi kualitas campuran aspal
tersebut. Untuk itu dibutuhkannya suatu campuran aspal dengan stabilitas yang
tinggi namun tetap mempertahankan nilai kelenturannya, kinerja campuran ini
dipengaruhi oleh karakteristik bahan pencampurnya yang terdiri dari agregat kasar,
agregat sedang, agregat halus, filler.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar aspal yang terkandung dalam
asbuton, persentase nilai kadar aspal optimum pada campuran AC-WC (Asphalt
Concerte Wearing Course) dan persentase nilai maksimum penggunaan asbuton
pada campuran AC-WC (Asphalt Concerte Wearing Course)
Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan kadar aspal yang terkandung dalam
asbuton hasil ekstraksi sebesar 20,68% masuk dalam tipe B 50/30 sesuai dengan
spesifikasi Bina Marga Umum 2018. Dari hasil pengujian marshall persentase nilai
kadar aspal optimum pada campuran AC-WC (Asphalt Concerte Wearing Course)
yaitu 5,8% nilai stabilitas 988,81. Dari hasil pengujian marshall persentase nilai
maksimum penggunaan asbuton pada campuran AC-WC (Asphalt Concerte
Wearing Course)terdapat pada kadar variasi asbuton 8,4% karena pada VIM yang
telah mencapai persyaratan batas maksimum.nilai stabilitas 1341,33.