Abstract :
Permukiman kumuh adalah permukiman yang tidak layak huni karena ketidakaturan bangunan, tingkat kepadatan bangunan yang tinggi, dan kualitas bangunan serta sarana dan prasarana yang tidak memenuhi syarat. Kampung Sumber Ringin merupakan salah satu lokasi yang memiliki tingkat kekumuhan paling banyak di Kota Malang. program PLPBK sebagai program penanganan permukiman kumuh di Kota Malang, khususnya di Kampung Sumber Ringin. Program PLPBK sendiri merupakan program dari pemerintah, yang pelaksanaan seluruhnya dilaksanakan oleh warga Kampung Sumber Ringin sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat partisipasi masyarakat terhadap pelaksanaan Program PLPBK.
Partisipasi masyarakat menjadi hal yang penting dalam pelaksanaan Program PLPBK. Warga sebagai pemeran paling penting dalam program PLPBK sendiri.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode triangulasi, metode ini memiliki banyak jenis lagi. Yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi menggunakan metode, yaitu dengan menggunakan wawancara, kuesioner dan observasi langsung. Metode triangulasi pada penelitian ini akan digunakan utuk membandingkan data yang didapatkan dari kuesioner maupun wawancara warga maupun ahli dengan keadaan pada lokasi penelitian.
Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah tingkat partisipassi masyarakat di Kampung Sumber Ringin terhadap pelaksanaan Program PLPBK masuk dalam tangga dan derajat partisipasi pada derajat ke dua, yaitu derajat partisipasi warga, dalam Tangga dan Derajat Partisipasi Menurut Sherry Arstein. Warga sangat berperan penting dalam perencanaan maupun pelaksanaan Program PLPBK. Seluruh kegiatan maupun rencana program direncanakan dan dilaksanakan oleh warga.