Abstract :
Rumah Sakit Persada Malang menghasilkan limbah cair dari seluruh kegiatan
dan diproses pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Namun dalam
pengolahan limbah cair rumah sakit Persada Malang masih terdapat beberapa
parameter yang tidak sesuai dengan baku mutu yang sudah ditetapkan dalam
Peraturan Gubernur Jawa Timur No.27 Tahun 2013. Nilai parameter COD
(Chemichal Oxygen Demand), BOD (Biologycal Oxygen Demand), Amonia bebas
(NH3) dan Ortho Phospat (PO4) masih diatas nilai baku mutu. Salah satu upaya untuk
menurunkan kadar COD, BOD, Amonia dan Fosfat antara lain dengan menggunakan
metode filtrasi dan fitoremediasi. Adapun (1)tujuan dari penelitian adalah untuk
mengetahui kemampuan filtrasi kombinasi arang aktif, zeloit dan pasir silika, dan
mengetahui kemampuan tanaman bambu air (Equisetum hyamale) dan eceng gondok
(Eichornia crassipes) dalam menurunkan konsentrasi COD, BOD, Amonia dan
Fosfat. (2)Penelitian ini menggunakan tanaman bambu air (Equisetum hyamale) dan
tanaman eceng gondok (Eichornia crassipes) variasi kerapatan 500 g dan 1000 g
serta tinggi tiap media filtrasi yaitu 3 cm dengan aliran yang kontinyu.(3)Hasil
penelitian menunjukkan Metode Filtrasi dan Fitoremediasi dengan tanaman Bambu
air (Equisetum hymale) dan Eceng gondok (Eichornia crassipes) dalam menurunkan
konsentrasi Amonia, Fosfat, COD dan BOD pada limbah cair tidak efektif dan
optimal. (4)Nilai presentase penyisihan paling efektif dan optimal ada pada Filtrasi
hari kedua dengan nilai presentase penyisihan sebesar 0.988% Amonia, 0.266%
Fosfat, -0.337% COD dan -0.504 BOD %