Abstract :
Pelaksanaan pembangunan sebagai wujud dari pertumbuhan daerah selalu
berimplikasi pada meningkatnya kebutuhan lahan. Kebutuhan lahan ini terus
meningkat karena sifatnya yang tidak terbatas, sedangkan lahan sangat terbatas.
Dengan adanya peningkatan penggunaan lahan, berdampak pula pada tingginya jumlah
permintaan. Namun disisi lain jumlah lahan yang tersedia tidak sebanding dengan
tingginya jumlah permintaan lahan tersebut.
Oleh karena itu diperlukan penelitian untuk menganalisa perubahan zona nilai
tanah di Kecamatan Selat agar sebidang tanah memiliki acuan dalam penawaran harga.
Proses penelitian meliputi tahap persiapan, pengumpulan data, pengolahan, dan
penyajian hasil. Proses pengolahan termasuk digitasi dan penetapan kelas penggunaan
lahan dan pengolahan zona nilai tanah yang dibuat dengan software Arcgis yang
menggunakan plugin ZNT yang didapatkan dari pihak BPN untuk mempermudah
pembuatan peta ZNT.
Penyajian hasil dari penelitian ini berupa tabel dan peta penggunaan lahan dan
zona nilai tanah di Kecamatan Selat. Total luas perubahan penggunaan lahan di
Kecamatan Selat adalah 117,05 Ha. Perubahan penggunaan lahan tertinggi terjadi pada
kawasan pemukiman yang meningkat sebanyak 27,54 Ha atau 0,59%. Sedangkan
penurunan tertinggi terjadi pada daerah hutan yang berkurang sebesar 25,75 ha atau
0,55%. Perubahan nilai tanah tertinggi terjadi pada kawasan industri dan komersial
yaitu sebesar Rp 602,000.00 / m2 , sementara perubahan nilai tanah terendah terjadi
pada pertanian dan daerah hutan yaitu sebesar Rp 25,000.00 / m2.