Abstract :
Dalam ruang lingkup desain pusat konferensi, biasanya dapat diartikan sebagai bangunan
multifungsi yang menggabungkan fungsi konferensi dan pameran serta menyediakan area yang
cukup luas untuk menampung sejumlah besar pengunjung. Pusat konvensi menyewakan ruang
pertemuan seperti konferensi negara, pertemuan perusahaan, pameran perdagangan dan
industri, dan bahkan acara hiburan seperti konser dan pernikahan. Conference center
merupakan wadah kegiatan konvensi dan pameran yaitu meeting, incentives, conference dan
exhibition. Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki potensi besar untuk menyelenggarakan
konferensi dan pameran di seluruh nusantara. Dengan basis pemindahan ibu kota baru dan
relokasi penduduk ibu kota lama ke ibu kota baru, hal ini akan meningkatkan kegiatan pameran.
Untuk mengatasi berbagai permasalahan yang akan dihadapi dalam proses perencanaan dan
perancangan telah dilakukan berbagai metode perancangan yaitu penelitian kepustakaan,
penelitian lapangan dan penelitian komparatif. Penelitian literatur bertujuan untuk memahami
pemahaman dan desain teknis, serta menemukan contoh kasus serupa. Setelah itu dilakukan
pencarian data teoritis, seperti standar dan karakteristik kasus desain, untuk referensi desain.
Studi situs menganalisis kondisi dan potensi situs. Dan kondisi lingkungan di sekitar lokasi.
Penelitian komparatif menganalisis hasil penelitian komparatif dengan mempelajari
karakteristik masing-masing fasilitas sebagai bahan pembanding dalam proses perancangan.
Dan menerapkannya dalam bentuk konseptual.
Hasil desain mengadopsi bentuk desain konvensi. Tema bangunannya adalah "arsitektur
kontemporer", yang sesuai untuk kondisi kontemporer yang membutuhkan bentuk arsitektur
terkini, sehingga dapat menghadirkan rasa harmoni yang baik bagi calon pengunjung (misalnya,
penduduk lokal dan pendatang). Dan penyesuaian populasi imigran berdasarkan kebiasaan
bekas ibu kota terhadap bentuk arsitektur modern dan kekinian.