Abstract :
Gedung Festival Seni dan Budaya Papua Barat adalah suatu bangunan yang merupakan pusat
aktifitas seni dan budaya, pusat kegiatan masyarakat papua barat, dimana dapat berupa suatu
acara besar yaitu festival yang diadakan setiap setahun sekali. Gedung Festival Seni dan
Budaya Papua Barat merupakan bangunan komersil dengan fungsi utama sebagai ruang seni
tari, drama musical dan music tradisonal yang sifat pemakaiannya incidental, kegiatan yang
tidak secara rutin diselenggarakan. Dalam sifatnya metode yang digunakan hanya metode
kualitatif perancangan yang di pakai pakai dalam proses perancangan yaitu Pemilihan ide
perancangan Identifikasi masalah Penentuan lokasi perancangan pengumpulan data analisis
dan konsep. Hasil dari metode yang digunakan berupa kebutuhan fasilitas san kapasitas,
pengelompokkan ruang dan juga berbagai macam analisa seperti analisa tapak, bentuk, ruang,
struktur, utilitas hingga visualisasi perancangan. Bangunan gedung festival seni dan budaya
papua barat yang akan di bangun memperhatikan fungsi apa saja yang bisa di masukkan ke
kedalam bangunan yang cocok dengan budayanya perilaku masyarakatnya memperhatikan
estetikabangunan kenyamanan ruang hingga bangunan dapat menjadi simbol di kota tersebut.
Gedung festival seni dan budaya papua barat yang bertemakan arsitektur metafora (metafora
kombinasi). Dengan dibangunnya gedung festival seni dan budaya papua barat ini dapat
meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi, memudahkan para pengunjung wisatawan asing
maupun lokal, mewadahai kegiatan festival seni dan budaya papua barat yang dilakukan setiap
setahun sekali. Gedung festival ini juga berusaha memenuhi dan melengkapi akan kebutuhan
pagelaran pertunjukan seni dan budaya papua barat.