Abstract :
Dewasa ini, pertumbuhan jumlah penduduk di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun,
yang mana masih menjadi topik isu permasalahan perkotaan yang ada. Salah satu permasalahan yang
timbul diantaranya adalah kebutuhan masyarakat akan hunian rumah tinggal dengan keterbatasan
lahan yang tersedia. Kepadatan penduduk juga menyebabkan timbulnya permukiman kumuh yang
tidak layak huni, meninjau kota Surabaya juga merupakan salah satu kota metropolitan terbesar
kedua di Indonesia. Penyusunan karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk mengulas/membahas
mengenai cara mengatasi permasalahan-permasalahan perkotaan yang timbul dari kepadatan
penduduk, yang dibuktikan melalui perencanaan objek rancangan Surabaya Vertical village ini guna
mewujudkan hunian yang laik fungsi.
Metode perancangan yang digunakan dalam karya tulis ilmiah ini diantaranya adalah dengan
melakukan observasi dan identifikasi terhadap kondisi yang ada dilapangan, serta konsep dan
pemograman yang didapatkan melalui data primer. Adapun teknik analisa data yang digunakan
diantaranya dengan melakukan studi banding dan literatur terhadap beberapa objek rancangan yang
serupa. Sementara itu, landasan teori yang digunakan dalam menyusun karya tulis ilmiah ini adalah
dengan menggunakan pendekatan terhadap beberapa aturan pemerintah mengenai Perumahan dan
permukiman, Rumah susun/hunian vertikal serta beberapa literatur yang serupa mengenai kampung
vertikal dengan konsep pendekatan terhadap Ekologi Arsitektur. Salah satu diantaranya adalah,
Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah No. 534/KPTS/M/2001 dan Heinz Frick
1998, mengenai Dasar-dasar Eko Arsitektur.
Dengan melakukan pendekatan terhadap ekologi arsitektur, Surabaya Vertical Village atau kampung
vertikal ini diharapkan mampu menjadi solusi dari permasalahan perkotaan dan kepadatan penduduk
yang ada. Sehingga mampu menciptakan lingkungan hunian yang sehat, nyaman, selaras dan ramah
terhadap lingkungan.