Abstract :
Malang salah satu kota pendidikan yang memiliki berbagai perguruan tinggi, lembaga formal
dan non formal namun kondisi beberapa penduduk kota Malang, termasuk penduduk menengah
kebawah belum mendapatkan pendidikan dengan baik. Seperti putus sekolah dan belum pernah
merasakan bangku sekolah, Salah satunya adalah anak jalanan. Menurut data Badan Pusat
Statistik (BPS) kota Malang jumlah anak jalanan tahun 2016 sebanyak 104, 2017 sebanyak 108
dan 2018 sebanyak 176. Dari data tersebut menandakan bahwa tiap tahun jumlah anak jalanan
semakin bertambah. Alasan anak jalanan tidak mengenyam pendidikan dikarenakan faktor
ekonomi dan disfungsi keluarga yang berdampak kurang baik dalam pembentukan kepribadian
anak. Tujuan Perancangan pondok pesantren anak jalanan menjadi salah satu solusi dalam
memenuhi kebutuhan anak jalanan. baik dari segi ekonomi, pembentukan karakter, skill dan
sebagai jembatan antara anak jalanan dengan masyarakat, sehingga anak jalanan tidak dipandang
sebelah mata. Selain itu sistem kurikulum dan rancangan bangunan disesuaikan dengan karakter
anak jalanan, nilai-nilai pondok pesantren serta penyesuaian tema arsitektur islam terhadap objek
rancangan.
Metode perancangan pondok pesantren anak jalanan terdiri dari tahapan-tahapan yaitu
menemukan topik permasalahan, identifikasi masalah, pengumpulan data primer dan data
sekunder kemudian analisa data perancangan berupa analisa tapak, bentuk, ruang, struktur dan
utilitas. Tahap selanjutnya yaitu konsep rancangan kemudian dilanjutkan dengan merancang
objek tersebut. Setiap proses rancangan memperhatikan karakter anak jalanan diantaranya
memperbanyak ruang komunal baik outdoor maupun indoor yang memiliki kesan ruang yang
terbuka.
Dengan demikian diharapkan Pondok Pesantren Anak Jalanan ini menjadi solusi anak jalanan
mendapatkan haknya dalam dunia pendidikan dengan baik khususnya pendidikan agama islam
yang dapat membentuk karakter yang lebih baik pada anak jalanan, disamping itu dapat
memnuhi kebutuhannya dari segi ekonomi, keterampilan dan kesehatan.