Abstract :
Kebudayaan Suku Melayu di riau merupakan salah satu kebudayaan
peninggalan kerajaan siak yang mana dulu pernah menguasai selat malaka, budaya
melayu juga merupaka budaya yang menggunakan tradisi lisan dalam
perkembangannya. Penggunaan model tradisi seperti ini tidak pelak lagi memiliki
banyak kelemahan. Kelemahan terbesarnya adalah tradisi seperti ini memiliki
kecenderungan mudah untuk dilupakan.
Metode perancangan hasil analisa bermula dari ide perancangann lalu
menemukan identifikasi masalah, menentukan lokasi dan pengumpulan data. Data
tersebut diolah lalu bisa menemukan konsep Museum Budaya Melayu. Konsep
tapak pada site dengan cara memperhatikan sirkulasi pengunjung ke dalam
bangunan dalam mengakses fasilitas Museum pada tapak. Konsep bentuk pada
tapak yang berada di sudut persimpangan jalan antara kota memperhatikan arah
mata angin dan juga arah orientaasi matahari agar Museum lebih nyaman bagi
pengunjung. Orientasi bangunan juga disesuakian agar masyarakat dapat melihat
Museum ini dengan jelas.
Oleh karna itu diperlukan usaha untuk melanjutkan kegiatan pelestarian
budaya yang telah ada, di Riau khususnya, dengan menyediakan sarana yang sesuai
dilihat dari kapasitasnya sebagai sarana pendidikan dan pelestarian budaya yaitu
Museum Budaya. Selain dari fungsinya sebagai sarana pendidikan dan pelestarian,
Museum ini juga dapat berfungsi sebagai sarana rekreasi yang edukatif. Dengan
demikian pada generasi penerus selanjutnya memilki sumber untk mengakses
penggetahuan terhadap Tradisi Dan Adat Melayu.