Abstract :
Perancangan Pasar Kebon Roek Ampenan di Kota Mataram bertujuan untuk dapat
menciptakan sebuah pasar yang aman, nyaman, dan memiliki fasilitas yang standar dan
lengkap yang dimana dapat menunjang dengan baik kebutuhan transaksi antara penjual dan
pembeli seperti halnya pasar pada umumnya, yang dimana kita mengetahui pada pasar
Kebon Roek yang sebelumnya yang memiliki berbagai masalah yang membuat masyarakat
yang ingin bertransaksi dan berjual beli merasa kurang nyaman dan kurang terfasilitasi.
Lalu disamping itu, diharapkan dengan adanya perancangan pasar Kebon Roek Ampenan
ini, nantinya akan dapat menjadi suatu bangunan yang ikonik yang dapat menarik perhatian
penggunanya dan masyarakat di Kota Mataram.
Pendekatan untuk gaya arsitektur yang digunakan pada Perancangan Pasar Kebon
Roek Ampenan di Kota Mataram yaitu menggunakan gaya arsitektur Dekonstruksi yang
dimana gaya arsitektur Dekonstruksi terkenal akan desainnya yang absurd, unik, dan
kadang menciptakan kontroversi pada dunia arsitektur yang dimana hal itu dirasa cukup
membuat perhatian para pengguna bangunan pasar Kebon Roek maupun juga masyarakat
di Kota Mataram. Sistem sirkulasi, aksesbilitas, penghawaan, dan pencahayaan alami juga
sangat ditekankan dan diharapkan sesuai standar pasar pada umumnya karena sangat terkait
akan kenyamanan penggunanya. Selain itu juga perancangan pasar Kebon Roek ini
diharapkan dapat merefleksikan budaya dan karakter setempat seperti halnya dalam tradisi
berjual beli, fasilitasnya, maupun dalam pendekatan tampilan bangunannya.
Oleh karena itu, Perancangan Pasar Kebon Roek Ampenan di Kota Mataram
diharapkan bisa menciptakan bangunan pasar yang dapat memfasilitasi dengan baik
masyarakatnya yang akan melakukan jual beli sekaligus akan menjadi bangunan iconic di
Kota Mataram dan sekitarnya.