Abstract :
Sekarbela merupakan sebuah Kecamatan yang berada di Kota Mataram dan
sebagai tempat atau pusat kerajinan mutiara, emas, perak terbesar yang ada di Sekarbela.
Sebagian masyarakatnya bekerja dibidang kerajinan mutiara, emas, dan perak. Hingga
saat ini Sekarbela adalah kawasan destinasi bagi wisata lokal. Salah satu budaya yang
kental akan sebuah wujud bentuk dari kebiasan belajar yang menyeluruh dari
masyarakatnya sehingga terbentuk budi pekerti luhur yang diturunkan pada generasi
berikutnya secara genetis. Kota mataram memiliki subsektor industri yang berskala kecil
dan membentuk klaster. Berdasarkan keputusan walikota mataram nomor 526/x/2009
penetapan klaster industri kecil dan unggulan pada kota mataram, ada beberapa jenis
klaster industri kecil dan unggulan. Yaitu salah satu dari industri pusat kerajinan mutiara,
perak, ataupun emas termasuk juga kedalam industri pengolahan.
Pendekatan desain arsitektur yang akan digunakan dalam Revitalisasi Pusat
Kerajinan Mutiara Mataram Craft Center (Mcc). Dengan menggunakan prinsip-prinsip
yang ada pada arsitektur Neo ? Vernakular mempertimbangkan kaidah-kaidah normative,
kosmologis, serta keselarasan bangunan dengan lingkungan. Dalam menghadirkan dan
membawa karakter yang ada Sehingga kerajinan mutiara dapat terkonsentrasi. Kerajinan
mutiara sebagai akomoditas yang menjadi unggulan kota mataram didalam industri
kerajinan mutiara dan pemerintah daerah menetapkan industri kerajinan mutiara sebagai
produk kompotensi inti daerah.
Dengan demikian diharapkan kawasan ini kini menjadi sebagai salah satu
kawasan destinasi wisata yang sudah ditetapkan sebagai kawasan yang strategis dibidang
parawisata. Kota mataram secara umum memperhatikan (SDM) sumber daya manusia.