Abstract :
Penggunaan narkoba merupakan kejahatan yang sangat berpengaruh besar pada negara
karena mempengaruhi ketahanan nasional terhadap perkembangan dan pertumbuhan
generasi bangsa. Berdasarkan data yang diambil dari BNN, terdapat tujuh besar provinsi di
Indonesia dengan pengguna narkotika tertinggi dan Jawa Timur merupakan tiga besar
diantaranya. Para pengguna narkotika di Jawa Timur kebanyakan dari kalangan remaja
hingga dewasa. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membangun sebuah tempat
rehabilitasi bagi para pecandu narkotika, yaitu karakteristik para pecandu narkotika dan
jenis terapi yang dibutuhan, untuk dapat disesuaikan dengan desain perancangan rumah
rehabilitasi tersebut.
Pada perancangan ini, jenis terapi yang akan menjadi dasar perancangan adalah therapeutic
community karena sesuai dengan kebutuhan pecandu di wilayah kabupaten Malang,
Kecamatan Lawang khususnya, yang rata-rata berusia remaja hingga dewasa. Metode
penulisan yang akan diaplikasikan dalam perancangan rumah rehabilitasi narkoba ini yaitu
metode deskriptif-analitik, yaitu cara penjelasan, gambar, dan tulisan mengenai objek
rancangan akan dianalisa dengan teori-teori yang berhubungan dengan objek dan didukung
dengan perbandingan dengan objek sejenis. Untuk metode perancangan yang akan
diaplikasikan adalah metode pragmatik dan kanonik.
Dari penelitian ini akan dihasilkan sebuah rancangan bangunan dan ruang dalam tempat
rehabilitasi narkoba dengan konsep healing environment yang menyesuaikan dengan
kebutuhan pelaku perancangan ini. Hasil desain akan menyangkup bangunan, ruang luar
dan dalam secara keseluruhan.