Abstract :
Istilah kemiskinan muncul ketika seseorang atau sekelompok
orang tidak mampu memenuhi tingkat kemakmuran ekonomi yang dianggap
sebagai kebutuhan minimal dari standar hidup yang telah ditetapkan. Kota
Malang sebagai salah satu kota terbesar kedua setelah Surabaya yang
memiliki pertumbuhan dan perkembangan kota yang sangat cepat, baik
dalam pertumbuhan fisik maupun ekonomi tidak dapat terhindar dari
fenomena kemiskinan. Salah satu kelurahan di Kota Malang dengan warga
miskin terbanyak terdapat di Kelurahan Bandungrejosari. Dari permasalah
tersebut muncullah suatu pertanyaan penelitian mengenai bagaimana
karakteristik kemiskinan serta faktor-faktor apa saja yang menyebabkan
terjadinya kemiskinan di Kelurahan Bandungrejosari Kota Malang. Metode
yang digunakan untuk melihat karakteristik kawasan, karakteristik
kemiskinan dan faktor-faktornya yaitu menggunakan metode kualitatif. Dari
hasil penelitian yang dilakukan karakteristik kemiskinan dicirikan melalui
pendapatan, pengeluaran, jumlah anggota keluarga, kepemilikian aset,
tingkat pendidikan, santasi dan air bersih serta keterampilan yang dimiliki.
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kondisi kemiskinan di
Kelurahan Bandungrejosari, erat kaitannya dengan jumlah pendapatan,
jumlah anggota keluarga dan tingkat pendidikan kepala keluarga