Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
RUSLIANTO, MUHAMMAD ARIES SETIAWAN
Subject
Area Planing Engineering (PWK)
Datestamp
2022-01-18 01:16:32
Abstract :
Peristiwa tanah longsor atau biasa di sebut gerakan massa tanah, batuan
atau kombinasinya, sering terjadi pada lereng alami atau lereng non alami dan
sebenarnya merupakan fenomena alam, adalah alam mencari keseimbangan
baru akibat adanya gangguan atau faktor yang mempengaruhi dan
menyebabkan terjadinya pengurangan kuat geser serta peningkatan tegangan
geser tanah. Dalam rangka untuk mengurangi risiko bencana lahan budidaya
di kawasan rawanbencana longsor di wilayah Kecamatan Pujon seperti tanah
longsor maka perlu dilakukan pendekatan karakteristik lahan dan ekonomi
untuk mengningkatan nilai ekonomi pertanian di Kecamatan Pujon. Upaya
mitigasi yang dapat menanggulangi rawanbencana longsor dengan cara yang
ramah lingkungan, kawasan rawanbencana longsor dapat di manfaatkan
menjadi lahan pertanian yang mana dengan demikian akan menambah
pasokan bahan pangan dalam sektor pertanian dengan demikian juga
peningkatan nilai ekonomi pada kawasan penelitian. Dalam beberapa bulan
terakhir ini kejadian bencana longsor di Kecamatan Pujon banyak di sebabkan
oleh hujan deras, yang mengakibatkan bencana longsor ini. Dengan datangnya
musim penghujan di Kecamatan Pujon maka akan berpotensi besar akan
terjadinya bencana longsor.
Dengan Menggunakan metode gabungan kualitatif dan kuantitatif.
Metode kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan kondisi yang ada di
wilayah penelitian, sedangkan metode kuantitatif digunakan untuk melakukan
perhitungan ekonomi yang ada di Wilayah Penelitian.
Hasil penelitian diketahui peningkatkan nilai ekonomi pertanian dengan
sistem rekayasa vegatasi (Bioengginering) dengan melakukan cara tumpang
sari antara tanaman penyangga yang bernilai ekonomi dan tanaman produksi
yang ada di Kecamatan Pujon