Abstract :
ABSTRAK
Ruang publik adalah ruang yang dapat digunakan oleh publik untuk melakukan segala
aktivitas di dalamnya, baik secara individu ataupun kelompok. Ruang publik memiliki fungsi yaitu
sebagai tempat bertemu dan berinteraksi seperti taman, tempat berdagang para PKL dan tempat
lalu lintas. Di sepanjang kordidor Jalan Kandilo Bahari terdapat PKL yang berjualan karena
keberadaan dari taman bermain. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi pengembangan
sentra pedagang kaki lima dan taman bermain sebagai ruang publik menurut persepsi stakeholder
di sepanjang koridor Jalan Kandilo Bahari Kecamatan Tanah Grogot dengan menggunakan dua
metode. Pertama, metode Delphi untuk mengetahui Factor-faktor yang mempengaruhi
pengembangan sentra PKL dan taman bermain sebagai ruang publik menurut persepsi
stakeholder. Untuk PKL yaitu kelembagaan, pembiayaan, sarana dan prasarana usaha dan sanitasi
lingkungan. Untuk Taman Bermain yaitu kemanan, keselamatan, kemudahan, kenyamanan dan
keindahan. Kedua, metode SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan sentra PKL dan
taman bermain sebagai ruang publik menurut persepsi stakeholder yaitu (1) Meningkatkan kinerja
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM dalam pemberian modal usaha kepada
PKL. (2) Menyediakan air bersih melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang. (3)
Menyediakan toilet melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang. (4) Meningkatkan
pengendalian seperti himbauan terhadap pentingnya sanitasi lingkungan melalui Dinas
Lingkungan Hidup. (5) Menyediakan tempat parkir. (6) Meningkatkan kemanan, keselamatan,
kemudahan, kenyamanan dan keindahan pada taman bermain.
Kata kunci : ruang publik, strategi pengembangan, pedagang kaki lima, taman bermain.