Abstract :
Desa Sekaroh merupakan salah satu dari 99 desa yang ditetapkan sebagai
desa wisata di Lombok dan Sumbawa oleh Pemerintah Provinsi NTB
berdasarkan keputusan Gubernur NTB No.050.13-366 tahun 2019. Desa
Sekaroh memiliki potensi wisata alam pantai yaitu Pantai Pink, Tanjung
Ringgit dan Tanjung Bloam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
merumuskan arahan pengembangan Desa Wisata Sekaroh, Kecamatan
Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Jenis penelitian ini menggunakan
metode campuran yaitu deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data
dilakukan dengan penyebaran kuisioner, wawancara, observasi, dokumentasi
dan mengkaji studi literatur. Adapun metode sampling yang digunakan yaitu
purposive sampling untuk menentukan responden analisa Delphi, dan metode
simple random sampling yaitu dengan sample linear time function untuk
menentukan responden kuisioner analisa Confirmatory Factor Analysis
(CFA). Penelitian ini melalui tiga tahap analisa, pertama mengunakan analisa
deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi potensi dan masalah wisata Desa
Wisata Sekaroh. Tahap kedua menggunakan teknik analisa Skala Linkert dan
CFA untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh dalam
pengembangan Desa Wisata Sekaroh, dengan hasil analisa yaitu dari 13
faktor, didapatkan 7 faktor yang berpengaruh dalam pengembangan Desa
Wisata Sekaroh. Tahap ketiga menggunakan teknik analisa Delphi untuk
memperkuat hasil sasaran 2 dan triangulasi untuk merumuskan arahan
pengembangan Desa Wisata Sekaroh dengan mengkomparasikan hasil dari
sasaran 1, hasil delphi dan kebijakan/terori terkait. Hasil penelitian ini berupa
arahan pengembangan Desa Wisata Sekaroh secara utuh atau keseluruhan
yang dibagi menjadi beberapa cluster sesuai dengan kegiatannya dan
arahannya berdasarkan hasil triangulasi dan kebutuhan dari setiap cluster.