Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
DEVI, IKKE JELITA ARIANI CITRA
Subject
Area Planing Engineering (PWK)
Datestamp
2022-01-18 01:25:37
Abstract :
Kota akan terus mengalami pertumbuhan dan perkembangan.
Perkembangan kota harus terus terjadi demi terpenuhinya kebutuhan
penduduk dan aktivitas didalamnya. Sedangkan perkembangan kota sangat
identik dengan perubahan fisik dengan semakin luasnya kawasan terbangun
yang mengancam penurunan kualitas lingkungan. Sehingga diperlukan
pendekatan kota berkelanjutan yang mampu menjaga keseimbangan
lingkungan (ecology), ekonomi (economy) dan sosial masyarakat (social).
Berkaitan dengan hal tersebut kecamatan yang menjadi titik awal
perkembangan Kota Malang adalah Kecamatan Klojen. Di tinjau dari
kepadatan penduduk Kecamatan Klojen memiliki kepadatan penduduk
paling padat dibandingkan kecamatan lain di Kota Malang yaitu 24.921
jiwa/ km2. Kemudian permasalahan permukiman kumuh paling banyak
terdapat di Kecamatan Klojen dengan luas 346,51 Ha. Namun dilihat dari
segi ekonomi Kecamatan Klojen memiliki kegiatan ekonomi cukup bagus
dan beragam yaitu dari sektor perdagangan jasa seperti pusat perdagangan
besar, hotel, restoran serta terdapatnya industri dengan skala besar dan
menengah. Dari kondisi tersebut dapat dilihat ketidakseimbangan anatara
aspek ekonomi, lingkungan dan sosial. Jenis penelitian ini yaitu deskriftif
dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Untuk memproleh output
berupa tipologi kelurahan serta arahannya menggunakan analisa komponen
utama (PCA), analisa sturges, analisis cluster dan analisa deskriftif untuk
menentukan arahan yang sesuai untuk setiap tipologi. Dari hasil analisis
diketahui bahwa 11 kelurahan di Kecamatan Klojen dengan tiga tipologi
berkelanjutan terdiri dari 4 kelurahan, tahap awal berkelanjutan terdapat 1
kelurahan dan tidak berkelanjutan terdapat 6 kelurahan. Untuk setiap
kelurahan dengan tingkat keberlanjutan yang berbeda tersebut dirumuskan
arahan yang sesuai dengan kondisi dan karakeristiknya untuk mencapai
keberlanjutan.