Abstract :
Permukiman kumuh adalah lingkungan permukiman yang telah mengalami penurunan kualitas atau memburuknya budaya
baik secara fisik, sosial-ekonomi dan sosial, yang tidak memungkinkan tercapainya kehidupan yang layak bagi penghuninya.
Bahkan dapat dikatakan bahwa penghuninya benar-benar berada di lingkungan yang sangat berbahaya bagi kehidupan mereka.
Secara umum, permukiman kumuh dipandang sebagai tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, hunian, bangunan, kualitas
perumahan yang sangat rendah, kondisi infrastruktur fisik dan sosial yang tidak memadai seperti air bersih, jalan, drainase, sanitasi,
listrik, fasilitas pendidikan, ruang terbuka, rekreasi, sosial , atau fasilitas perawatan kesehatan, belanja dan sebagainya, selain itu,
juga ditandai dengan tingkat pendapatan penduduk yang rendah, tingkat pendidikan dan keterampilan yang sangat rendah, tingkat
privasi keluarga yang rendah dan kekompakan komunitas yang sangat rendah, tingkat privasi keluarga yang rendah dan
kekompakan masyarakat yang rendah karena keragaman norma sosial budaya yang diadopsi.
Berdasarkan rumusan masalah penelitian, tujuan yang ingin dicapai adalah menentukan strategi penanganan permukiman
kumuh sesuai dengan kondisi dan karakter desa Tanjungrejo, Malang.Dalam Strategi Penanganan Permukiman Kumuh di
kelurahan Tanjungrejo, metode yang di gunakan yaitu, Tahap 1 Analisi Deskriptif kuantitatif dan kualitatif, Tahap 2 Analisis
Penilaian atau Scooring, dan Tahap 3 menggunakan Analisis SWOT