Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Ejasyahnisa, Aulia Fadhilah
Subject
Geodesy Engineering
Datestamp
2022-01-18 01:32:49
Abstract :
Pasang surut merupakan peristiwa naik turunnya permukaan air laut yang
terjadi secara periodik yang diakibatkan oleh hubungan gravitasional antara
matahari, bulan dan bumi. Selain faktor tersebut pasang surut juga dipengaruhi
oleh faktor lain seperti angin, curah hujan dan iklim faktor ini juga menentukan
ketinggian tambahan pada permukaan laut dan fluktuasinya sepanjang masa
(Doodson, 1928). Fenomena pasang surut di Indonesia merupakan hal yang sangat
penting untuk diperhatikan terlebih Indonesia dikenal sebagai negara maritim
yang mayoritas luasannya merupakan lautan. Oleh karena itu pengetahuan
mengenai pasang surut memiliki peranan yang penting untuk kegiatan maritim di
Indonesia terutama bagi masyarakat yang sumber kehidupannya bergantung
dengan laut karena pasang surut memiliki masing-masing karakteristik yang
berbeda di setiap perairan.
Peta Co-Tidal dapat memberikan informasi mengenai pasang surut di suatu
wilayah yang nantinya dapat digunakan untuk berbagai kepentingan, misalnya
dalam pembangunan wilayah pesisir, penentuan batas laut, navigasi laut,
perikanan, dan lain sebagainya. Skripsi ini bertujuan untuk membuat Peta CoTidal dengan menggunakan data prediksi dari empat stasiun pengamatan pasang
surut. Penelitian ini menggunakan empat konstanta harmonik yang terdiri dari
(M2, S2, K1, dan O1).
Dari hasil pengolahan data pasang surut di empat stasiun pengamatan terdapat
tiga wilayah yang memiliki karakteristik pasang surut Semi Diurnal yaitu Jepara
(nilai F : 2,818), Semarang (nilai F : 2,228), Pekalongan (nilai F : 1,547). Dan
untuk data pasang surut di stasiun Jepara memiliki karakteristik pasang surut
Diurnal (nilai F : 4,116).