DETAIL DOCUMENT
PENGGUNAAN METODE NORMALIZED DIFFERENCE VEGETATION INDEX UNTUK KERAPATAN TAJUK MANGROVE DENGAN CITRA SATELIT SENTINEL (Studi Kasus: Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur)
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Arisandi, Rizky
Subject
Geodesy Engineering 
Datestamp
2022-01-18 01:33:10 
Abstract :
Hutan mangrove merupakan suatu tipe hutan yang tumbuh di daerah pasang surut (terutama di daerah relindung, laguna, muara sungai) yang tergenang pada saat surut yang komunitas tumbuhan bertoleransi terhadap garam. Hutan mangrove sering disebut juga hutan pasang surut, hutan payau atau hutan bakau. Penelitian yang berjudul ?Penggunaan Metode Normalized Difference Vegetation Index Untuk Kerapatan Tajuk Mangrove Dengan Citra Satelit Sentinel? memeliki rumusan masalah mengetahui kerapatan tajuk mangrove dengan mengunakan citra satelit sentinel berdasarkan PERKA BIG nomor 3 tahun 2014. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kerapatan tajuk mangrove di Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur. Metode NDVI Menurut Purkis dan Klemas (2011) kebanyakan indeks vegetasi memanfaatkan saluran merah dan saluran inframerah dekat pada citra. Berdasarkan hal tersebut, karakteristik suatu objek yang diamati dapat diketahui melalui analisis nilai-nilai indeks vegetasi. Model algoritma pada transformasi indeks vegetasi yang digunakan yaitu NDVI (Normalized Difference Vegetation Index). Dari hasil penelitian kerapatan lahan mangrove dibagi menjadi 5 kelas yaitu kelas kerapatan tajuk sangat jarang, jarang, sedang, rapat dan sangat rapat. Diketahui bahwa luas mangrove kerapatan tajuk sangat jarang yaitu 62,76 ha, luas mangrove kerapatan tajuk jarang yaitu 73,93 ha, luas mangrove kerapatan tajuk sedang yaitu 112,55 ha, luas mangrove kerapatan tajuk rapat yaitu 336,58 ha, luas mangrove kerapatan sangat rapat yaitu 0,19 ha, dan luas non vegetasi mangrove yaitu 16,76 ha. Luas total mangrove yaitu 632,76 ha. 
Institution Info

Institut Teknologi Nasional Malang