Abstract :
Hutan mangrove merupakan suatu tipe hutan yang tumbuh di daerah pasang
surut (terutama di daerah relindung, laguna, muara sungai) yang tergenang pada
saat surut yang komunitas tumbuhan bertoleransi terhadap garam. Hutan mangrove
sering disebut juga hutan pasang surut, hutan payau atau hutan bakau. Penelitian
yang berjudul ?Penggunaan Metode Normalized Difference Vegetation Index
Untuk Kerapatan Tajuk Mangrove Dengan Citra Satelit Sentinel? memeliki
rumusan masalah mengetahui kerapatan tajuk mangrove dengan mengunakan citra
satelit sentinel berdasarkan PERKA BIG nomor 3 tahun 2014. Tujuan penelitian
ini yaitu untuk mengetahui kerapatan tajuk mangrove di Kecamatan Labuhan
Maringgai Kabupaten Lampung Timur.
Metode NDVI Menurut Purkis dan Klemas (2011) kebanyakan indeks
vegetasi memanfaatkan saluran merah dan saluran inframerah dekat pada citra.
Berdasarkan hal tersebut, karakteristik suatu objek yang diamati dapat diketahui
melalui analisis nilai-nilai indeks vegetasi. Model algoritma pada transformasi
indeks vegetasi yang digunakan yaitu NDVI (Normalized Difference Vegetation
Index).
Dari hasil penelitian kerapatan lahan mangrove dibagi menjadi 5 kelas yaitu
kelas kerapatan tajuk sangat jarang, jarang, sedang, rapat dan sangat rapat.
Diketahui bahwa luas mangrove kerapatan tajuk sangat jarang yaitu 62,76 ha, luas
mangrove kerapatan tajuk jarang yaitu 73,93 ha, luas mangrove kerapatan tajuk
sedang yaitu 112,55 ha, luas mangrove kerapatan tajuk rapat yaitu 336,58 ha, luas
mangrove kerapatan sangat rapat yaitu 0,19 ha, dan luas non vegetasi mangrove
yaitu 16,76 ha. Luas total mangrove yaitu 632,76 ha.