DETAIL DOCUMENT
KAJIAN PENGARUH RESOLUSI DIGITAL ELEVATION MODEL (DEM) TERHADAP MODEL ALIRAN LAHAR DINGIN GUNUNG API SEMERU
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Faradilla, Nyayu Aulia
Subject
Geodesy Engineering 
Datestamp
2022-01-18 01:33:13 
Abstract :
Gunung Api dengan tingkat bahaya tinggi salah satunya adalah Gunung Semeru dan merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia yang berada di Jawa timur Lereng sisi barat berada dalam administrasi Kabupaten Malang, dan sisi timur dalam wilayah Kabupaten Lumajang, sisi uatara wilayah Kota Probolinggo, hutan disekitar gunung semeru termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Metode analisis pemodelan aliran lahar dingin dapat dilakukan dengan cara memodelkan aliran lahar dingin menggunakan data DEM digunakan untuk mengetahui informasi ketinggian disetiap pixel nya yang menggunakan 5 jenis data DEM dengan resolusi yang berbeda yaitu DEM SRTM 90m, ASTER 30m, Alos 12.5m, DEMNAS 8m, dan Terrasar 9m yang menjadi perbandingan dasar arahan dan akumulasi aliran menggunakan Software LAHARZ dibuat untuk membatasi area yang berpotensi terlanda aliran lahar berdasarkan satu atau beberapa volume lahar, maka LAHARZ akan menghasilkan zonasi aliran lahar untuk masing masing volume tersebut dengan menyesuikan data dengan Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Api Semeru. Berdasarkan hasil kajian perbandingan resolusi DEM terhadap pemodelan aliran lahar dingin Gunung Semeru DEM menyatakan bahwa DEM TerraSAR merupakan yang terbaik dengan resolusi 5 meter, kemudian DEMNAS, Alos Palasar 12.5m, SRTM 30 meter dan ASTER dengan resolusi 90 meter Hasil kajian antara aliran lahar dan Peta KRB terdapat perbedaan luas cakupan aliran lahar, perbedaan sebaran dikarenakan model aliran lahar dalam kajian ini dilakukan dengan skenario volume 
Institution Info

Institut Teknologi Nasional Malang