Abstract :
Kabupaten Tapin Secara geografis terletak diantara 20.32?43? ?30.00?43?
Lintang Selatan dan 1140.46?13? ? 1150.30?33? Bujur Timur. Kabupaten Tapin seluas
2.174,95 Km² merupakan salah satu kabupaten dalam wilayah Provinsi Kalimatan
Selatan. Secara administrasi wilayah Kabupaten Tapin terbagi atas 12 (dua belas)
kecamatan. Daerah yang memiliki wilayah paling luas adalah Kecamatan Candi Laras
Utara dengan luas 681, 40 km² atau sebesar 31,33 persen dari luas keseluruhan
Kabupaten Tapin. Sementara daerah yang memiliki luas wilayah kecil adalah
Kecamatan Tapin Utara denganluas 32,34 km² atau sebesar 1,49 persen
Penyebab umum banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Tapin adalah
meluapnya aliran sungai yang sangat bervariasi dan banyaknya sungai yang mengalir
diantaranya. Hal ini didukung oleh kondisi wilayah Provinsi Kalimantan Selatan yang
sarat akan Daerah Aliran Sungai (DAS). Kegiatan penebangan hutan yang tidak
terkontrol juga telah menyebabkan peningkatan aliran air sehingga terjadi permukaan
yang tinggi dan tidak terkendali sehingga terjadi kerusakan lingkungan di daerah
wilayah sungai. yang mengakibatkan berbagai macam kerentanan bencana seperti banjir
dan tanah longsor. Kebakaran hutan dan lahan adalah suatu keadaan di mana hutan dan
lahan dilanda api, sehingga mengakibatkan kerusakan hutan dan lahan yang
menimbulkan kerugian ekonomis dan atau nilai lingkungan. Sehingga Kabupaten Tapin
memiliki resiko kerentanan bencana banjir, tanah longsor dan kebakaran hutan.
SIG adalah kumpulan yang terorganisir dari perangkat keras komputer,
perangkat lunak, data geografis dan personil yang dirancang secara efisien untuk
memperoleh, menyimpan, mengupdate, memanipulasi, menganalisis, dan menampilkan
semua bentuk informasi yang bereferensi geografi. Sedangkan, Sistem Informasi
Geografis (SIG) berbasis Web atau yang lebih dikenal sebagai WebGIS merupakan
aplikasi SIG yang memanfaatkan jaringan internet sebagai media komunikasi
Overlay yaitu salah satu metode untuk melakukan analisis GIS untuk kerentanan
bencana, dengan adanya parameter-parameter pendukung yang bisa dijadikan
pengolahan maka akan memperoleh hail analisis peta kerentanan dan dapat di tampilkan
dalam bentuk web. Pada pembuatan webgis yaitu menggunakan script GeoJSON sebagai
code untuk data spasialnya yang di dapatkan melalui plugin dari Qgis dan boostrap css
untuk mempermanis tampilan websitenya. Kemudian untuk melakukan hosting local di
webgis tersebut yaitu menggunakan xampp localhost.