Abstract :
Jembatan merupakan bangunan yang membentangi sungai, jalan, jurang dan lain
sebagainya untuk menghubungkan kedua tepi yang fungsinya agar orang dan
kendaraan dapat menyeberang. Dari efek lalu lintas, jembatan akan mendapatkan
tekanan. Akibat dari gaya tekanan tersebut jembatan akan mengalami perubahan
bentuk, posisi, dan dimensi yang sering kita sebut sebagai deformasi.
Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan foto menggunakan kamera DSLR non
metrik, dengan metode close range photogrametri. Dari hasil pemotretan tersebut, foto
kemudian diolah menggunakan software australis untuk mendapatkan koordinat retro
reflektif target yang digunakan untuk melakukan perhitungan pergeseran yang terjadi
pada jembatan. Dari hasil perhitungan uji titik pantau menggunakan uji statistik dengan
tingkat kepercayaan 95% didapatkan nilai vektor pergeseran epoch 1-2 nilai terkecil
0.0001 mm dan nilai terbesar 1.216 mm, dan nilai vektor pergeseran epoch 1-3 nilai
terkecil 0.0003mm dan nilai terbesar 1.154 mm, dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa
selama pengamatan berlangsung tidak terjadi deformasi pada jembatan. Adapun nilai
akurasi yang didapatkan pada epoch 1 0.053 mm, epoch 2 0.0853 mm, dan epoch 3
0.0662 mm dengan ketelitian pengukuran terkecil pada semua epoch nilai X 0.0006
mm, Y 0.0005 mm, dan Z 0.0005 mm, dan untuk nilai ketelitian maksimum nilai X
0.2783 mm, Y 0.0838 mm dan Z 0.1182 mm.