DETAIL DOCUMENT
ANALISIS DEFORMASI JEMBATAN METODE CLOSE RANGE PHOTOGRAMETRY (Studi Kasus : Desa Pandansari, Kec. Ngantang, Kab. Malang, Jawa Timur)
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Imran, Ali
Subject
Geodesy Engineering 
Datestamp
2022-01-18 01:34:21 
Abstract :
Jembatan merupakan bangunan yang membentangi sungai, jalan, jurang dan lain sebagainya untuk menghubungkan kedua tepi yang fungsinya agar orang dan kendaraan dapat menyeberang. Dari efek lalu lintas, jembatan akan mendapatkan tekanan. Akibat dari gaya tekanan tersebut jembatan akan mengalami perubahan bentuk, posisi, dan dimensi yang sering kita sebut sebagai deformasi. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan foto menggunakan kamera DSLR non metrik, dengan metode close range photogrametri. Dari hasil pemotretan tersebut, foto kemudian diolah menggunakan software australis untuk mendapatkan koordinat retro reflektif target yang digunakan untuk melakukan perhitungan pergeseran yang terjadi pada jembatan. Dari hasil perhitungan uji titik pantau menggunakan uji statistik dengan tingkat kepercayaan 95% didapatkan nilai vektor pergeseran epoch 1-2 nilai terkecil 0.0001 mm dan nilai terbesar 1.216 mm, dan nilai vektor pergeseran epoch 1-3 nilai terkecil 0.0003mm dan nilai terbesar 1.154 mm, dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa selama pengamatan berlangsung tidak terjadi deformasi pada jembatan. Adapun nilai akurasi yang didapatkan pada epoch 1 0.053 mm, epoch 2 0.0853 mm, dan epoch 3 0.0662 mm dengan ketelitian pengukuran terkecil pada semua epoch nilai X 0.0006 mm, Y 0.0005 mm, dan Z 0.0005 mm, dan untuk nilai ketelitian maksimum nilai X 0.2783 mm, Y 0.0838 mm dan Z 0.1182 mm. 
Institution Info

Institut Teknologi Nasional Malang