Abstract :
Banjir merupakan bencana alam paling sering terjadi, Bahkan pada tempat-tempat
tertentu, banjir merupakan rutinitas tahunan. Hampir di setiap musim penghujan sering
terjadi peristiwa bencana banjir yang muncul dimana-mana, dengan lokasi dan tingkat
kerusakan yang ditimbulkan sangat beragam. Kecamatan Kalitengah merupakan salah
satu daerah di Kabupaten Lamongan yang termasuk dalam kategori rawan banjir.
Bencana alam ini selalu terjadi setiap tahun ketika memasuki musim penghujan. Selain
faktor curah hujan, faktor lain juga diduga menjadi penyebab terjadinya banjir, misalnya
kemiringan lereng, jenis tanah, Kerapatan Aliran, penggunaan lahan yang ada di
Kecamatan Kalitengah. Untuk memberikan informasi terkait bencana banjir di
Kecamatan Kalitengah sangat diperlukan pemetaan tentang daerah yang mempunyai
kerawanan banjir. Pemetaan daerah-daerah yang memiliki tingkat bahaya banjir dengan
menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) perlu dilakukan agar
pemerintah dapat mengambil kebijakan yang tepat untuk menanggulanginya.
Berdasarkan hasil analisis berupa peta rawan banjir dengan cakupan luas wilayah
kerawanan banjir dengan kelas rawan sebesar 21,10 ha (0,57%), kelas sangat rawan
sebesar 2.922,85 ha (78,51%) dan sisanya tidak rawan sebesar 778,92 ha (20,92%) dan
juga mendapatkan hasil dari perhitungan AHP mendapatkan nilai presentase kriteria
parameter yang paling berpengaruh terhadap terjadinya banjir di Kecamatan Kalitengah
yaitu parameter curah hujan dengan presentase paling tinggi 32%, parameter penggunaan
lahan 28%, parameter kerapatan aliran 17%, parameter kelerengan 14%, dan parameter
jenis tanah dengan presentase 9%.