Abstract :
Permasalahan banjir pada Sungai Jelateng merupakan masalah yang sering
terjadi setiap masuk musim hujan. Kondisi sungai yang tidak terlalu lebar dan
dangkal mengakibatkan sungai tidak mampu menampung debit hujan yang besar
yang melebihi batas sungai, ditambah dengan banyaknya sampah yang
menyumbat aliran sungai sehingga menyebabkan banjir. Pembuatan peta prediksi
bahaya banjir dilakukan dengan pemodelan karakteristik aliran sungai
menggunakan aplikasi HEC-RAS, serta melakukan visualisasi daerah genangan
serta bangunan yang terdampak banjir menggunakan pendekatan Sistem Informasi
Geografis (SIG).
Pada visualisasi genangan dan bangunan terdampak banjir dibutuhkan
terlebih dahulu data geometri sungai, deliniasi daerah aliran sungai dan data
hidrologis. Pemodelan banjir dilakukan untuk memvisualisasikan daerah
genangan banjir serta bangunan yang terdampak banjir pada wilayah Sungai
Jelateng, Desa Sekotong Timur. Luas wilayah terdampak banjir adalah 18,16 Ha
mencakup tiga dusun yaitu dusun Jelateng Timur, dusun Sedenggang, dusun
Kambeng, dengan wilyah terdampak seperti pertanian, permukiman dan fasilitas
umum. Hasil visualisasi menunjukan bangunan terdampak banjir sebanyak 91 unit
rumah dan bangunan tidak terdampak sebanyak 61 unit rumah.