Abstract :
Pelestarian Cagar budaya khususnya berupa bangunan Candi sangat penting
dilakukan, selain sebagai objek wisata candi juga sebagai sumber sejarah yang perlu
dilestarikan. Building Information Modeling atau BIM mengandung model tiga
dimensi dan informasi terkait bangunan. Sehingga bisa dikatakan BIM ini dapat
menampilkan objek dan memberikan informasi yang diinginkan dalam model tiga
dimensi dengan jelas dan detail tanpa menghilangkan bentuk aslinya. Pembuatan
model BIM selalu berkaitan dengan Level of Development. Level Of Development
atau Level pengembangan dalam BIM merupakan acuan untuk kejelasan dari suatu
elemen yang akan dibuat.
Pemodelan BIM pada objek candi ini dilakukan pada satu area Candi serta
Relief yang ada didalamnya. Dalam penelitian ini, akan dilakukan pengukuran
terhadap Candi Jago menggunakan Terestrial Laser Scanner yang akan
menghasilkan data point cloud untuk mendapatkan model 3D dan pembuatan 3D
mesh dar relief yang diambol menggunakan DSLR.Software yang digunakan adalah
Trimble Busines Center,CloudCompare dan Sketchup.
Hasil pembuatan model BIM untuk objek wisata candi jago dapat dilakukan
dengan menggunakan software Sketchup dengan menambahkan Bahasa
penghubung IFC. Hasil pemodelan ini mendapatkan ketelitian sebesar 0,379625 m.
Pemodelan menggunakan BIM dapat dilakukan pada candi Jago dengan beberapa
relief yang dimiliki. Level of Development dari hasil pemodelan menggunakan
BIM adalah LOD 300 dengan Level of Information 500 dan Level of Detail 3
Pemodelan BIM untuk bangunan seperti candi kurang bagus diilakukan karena
model bangunan yang cukup rumit dan detail yang sulit tergambar kecuali dibuat
menggumakan Mesh,tetapi untuk bangunan biasa dapat dilakukan.