Abstract :
Surveyor memiliki tugas penting dalam proses penambangan terkait volume
bahan galian tambang yang dipindahkan. Data volume survei menggunakan
elektronik total station (ETS) yang dihasilkan nantinya akan di cross check
apakah sesuai dengan data Cummulative Truck Count. Pemetaan tambang
menggunakan alat elektronik total station (ETS) memerlukan waktu yang
cukup lama untuk melakukan pemetaan topografi skala besar. Untuk itulah
dalam mengatasi hal tersebut dalam pemetaan tambang digunakanlah fitur
surface scan pada alat robotik total station. Penelitian ini adalah mengkaji
mengenai analisa kualitas volume menggunakan fitur surface scan pada
robotik total station (RTS) dalam proses penambangan.
Parameter yang digunakan dalam menentukan kualitas volume adalah lama
waktu pengukuran dan hasil perhitungan selisih volume antara volume survei
yang diukur menggunakan fitur surface scan dengan volume akumulasi truck
count. Pengukuran menggunakan fitur surface scan pada RTS digunakan 3
interval data pengukuran yaitu interval scan 2 meter, 5 meter, dan 10 meter.
Proses pengolahan data untuk mengetahui nilai volume survei tambang
menggunakan software surpac dengan metode perhitungan volume surface to
surface. Analisa yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan analisa
numeris dan analisa statistik. Analisa numeris terkait selisih volume survei
dengan data volume akumulasi truck count sedangkan analisa statistik
dilakukan bertujuan untuk melihat nilai ketelitian data yang dihasilkan dari
pengukuran menggunakan fitur surface scan pada RTS.
Hasil perhitungan volume survei tambang pada interval scan 2 meter sebesar
73.784,59 bcm, pada interval scan 5 meter sebesar 73.534,89 bcm, dan pada
interval scan 10 meter sebesar 73.309,20 bcm. Sedangkan nilai volume
akumulasi truck count sebesar 74.850,00 bcm. Nilai selisih volume terbaik dan
paling efisien yaitu pada interval scan 5 meter dengan nilai selisih volume
sebesar -1.315,11 bcm dengan presentase -1.8%. Hasil uji statistik semua
interval data pengukuran terdistribusi dengan normal dan nilai elevasi tidak ada
perbedaan secara signifikan