Abstract :
Waduk merupakan suatu kolam besar tempat menyimpan/menampung air
saat debit tinggi untuk digunakan saat debit rendah serta sebagai persediaan
berbagai kebutuhan. Waduk buatan dibangun dengan cara membuat bendungan dan
dialiri air sampai kapasitas tersebut penuh. Setelah waduk tersebut sudah selesai
dibangun diperlukan perawatan serta pemeliharaan waduk yang berfungsi sebagai
pemantauan kondisi waduk. Salah satu upaya kegiatan untuk pemantauan kondisi
waduk diperlukan pengukuran menggunakan metode batimetri dan foto udara.
Kegiatan aplikatif ini dilaksanakan bertujuan untuk melakukan pemodelan 3D
waduk Sermo dengan menggunakan metode pengukuran batimetri dan foto udara.
Survei batimetri dilakukan dengan alat Singlebeam Echosounder Odom
Hydrotrac II, sedangkan survei udara dilakukan dengan wahana udara DJI Phantom
4 Pro. Survei batimetri menghasilkan data berupa point kedalaman yang mana
kemudian diolah sehingga menhasilkan DEM dasar waduk. Survei udara
menghasilkan data berupa point cloud yang kemudian diekstraksi menjadi DEM,
sehingga kedua data DEM dari dua metode pengukuran dapat digabungkan.
Kegiatan aplikatif ini menghasilkan model 3D waduk Sermo dari hasil
penggabungan kedua data DEM, dengan elevasi tertinggi dari DEM adalah 250
meter, sedangakan untuk elevasi terendah memiliki nilai 90.4 meter. Hasil uji
kualitas data batimetri memenuhi toleransi standar SNI 7647:2010 dengan nilai
1.96*standar deviasi sebesar 0.191, dan untuk uji kualitas foto menggunakan ICP
memenuhi toleransi SNI 8202 tahun 2015 dengan nilai CE90/LE90 masing masing
bernilai 0.325 dan 0.285.