Abstract :
Keselamatan navigasi pelayaran merupakan faktor penting penunjang kelancaran
transportasi laut. Salah satu bahaya navigasi pelayaran adalah kerangka kapal
karam (wreck). Kerangka kapal karam dapat dideteksi melalui pemetaan laut
khususnya pemetaan batimetri dengan peralatan echosounder. Pemetaan batimetri
dilaksanakan untuk mendapatkan data kedalaman, topograsi dasar laut, maupun
dimensi dan posisi objek yang dapat membahayakan keselamatan navigasi
pelayaran.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa dimensi, posisi, dan
kondisi kerangka kapal karam Dewaruci Perkasa terhadap alur pelayaran dalam
keselamatan navigasi di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS), mengetahui nilai
draft atau under keel clearances kapal yang aman pada saat melewati tepat di atas
kerangka kapal karam Dewaruci Perkasa dan mengetahui perbedaan visualisasi 3D
antar perangkat lunak. Pada penelitian ini data survei batimetri yang digunakan
adalah data Multibeam Echosounder (MBES), Sound Velocity Profiler (SVP), data
pasang surut laut dan beberapa data pendukung dari hasil pengukuran oleh Distrik
Navigasi Kelas I Surabaya, serta pengolahan data dilakukan menggunakan
perangkat lunak MB-System, POS-MV, Teledyne PDS dan ArcGIS.
Berdasarkan hasil penelitian serta pembahasan dapat disimpulkan bahwa
pergerakan kapal-kapal yang melalui Alur Pelayaran Barat Surabaya untuk saat ini
tidak terganggu dengan tenggelamnya kapal Dewaruci Perkasa dikarenakan posisi
tenggelam kapal berada 85 meter dari as alur pelayaran dengan arah sejajar terhadap
rute alur pelayaran dan mengalami pergeseran posisi sejauh 260,05 meter, terdapat
perbedaan dimensi pada ukuran panjang sebesar 0,43 meter dan ukuran tinggi
sebesar 0,50 meter, serta kondisi kerangka kapal cenderung miring ke sisi kanan
kapal dan menjorok ke atas mulai dari bagian belakang kapal hingga ke bagian
depan kapal. Visualisasi 3D antar perangkat lunak menampilkan gambaran
kerangka kapal dengan tingkat detail dan kompleksitas rendah dikarenakan masih
adanya spike dari data multibeam echosounder.