Abstract :
Survei GNSS (Global Navigation Satellite System) merupakan suatu
survei penentuan posisi dengan keandalan informasi ketelitian yang
diperoleh dari sistem navigasi satelit beberapa diantaranya, yaitu GPS,
GLONASS, GALILEO dan BeiDou. Dengan pengaruh geometri dan
kombinasi satelit yang diterima receiver GNSS untuk mendapatkan akurasi
dari nilai elips kesalahan relatif (r) dalam memenuhi Standar Nasional
Indonesia (SNI 19-6724-2002).
Dalam penelitian ini menggunakan Software Trimble Business Center
5.20 untuk pengolahan data pengamatan dan dilakukan dengan metode
statik dalam moda network. Pengambilan data menggunakan tiga unit
receiver Geodetic ComNav T-300 dengan titik referensi yang diikatkan
pada satu titik Orde-3 milik Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota
Malang dan sebaran titik Orde-4 sebanyak empat titik.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada penggunaan kombinasi
satelit yang berbeda pada saat pengolahan data GNSS mempengaruhi nilai
ketelitian horizontal yang didapatkan. Ketelitian posisi horizontal pada
kelas jaring (presisi) berada pada level 0.068 ? 0.075 m, sedangkan pada
tingkat akurasi mempunyai ketelitian 0.003 ? 0.005 m.