Abstract :
Pemetaan dan survey menggunakan metode fotogrametri mulai banyak
digunakan karena lebih efisien dalam segi waktu, biaya operational, serta daya jelajah
yang lebih luas. Salah satu produk yang dihasilkan dari metode fotogrametri ini adalah
orthophoto yang merupakan data dasar yang dapat digunakan untuk pembuatan peta
garis, peta penggunaan lahan, dan peta-peta lainnya, karena menampilkan kenampakan
permukaan bumi.
Elemen terpenting yang perlu diperhatikan dalam pembuatan orthophoto ini
adalah ketelitian geometrik yang berasal dari persebaran GCP (Ground Control Point)
dan ICP (Independent Check Point). Persebaran GCP dan ICP juga dipengaruhi oleh
tingkat vegetasi area pengukuran, maka dari itulah Desa Pandansari dipilih sebagai lokasi
penelitian.
Pengolahan orthophoto dapat dilakukan secara digital dengan menggunakan
software pengolahan data foto udara seperti agisoft metashape dan arcgis drone2map.
Dalam uji ketelitian suatu data seperti orthophoto harus memiliki acuan guna
mendapatkan ketelitian yang baik seperti yang diatur pada ASPRS (American Society for
Photogrammetry dan Remote Sensing).
Hasil dari penelitian ini berupa peta orthophoto nantinya dapat bermanfaat bagi
masyarakatat Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur
untuk mengetahui kenampakan-kenampakan objek seperti vegetasi, jalan, bangunan
jembatan, dan kondisi topografi wilayah tersebut, diharapkan dapat berguna untuk
pembangunan desa pandansari kedepannya.